Duta Anti Narkoba NTT Ajak Generasi Muda Peduli Cegah Penyalahgunaan Narkoba
- 17 Jul 2026 09:59 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kepedulian generasi muda dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada individu yang menggunakannya, tetapi juga memengaruhi keluarga, lingkungan sosial, hingga masa depan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Vidi Dael, Duta Anti Narkoba NTT 2024, saat menjadi narasumber dalam program Obras (Obrolan Spada) di Pro 2 RRI Ende, Kamis (16/7/2026).
Menurut Vidi, anggapan bahwa penyalahgunaan narkoba hanya menjadi urusan pribadi merupakan pandangan yang keliru. Dampaknya tidak berhenti pada pengguna, tetapi juga dirasakan oleh orang-orang di sekitarnya.
"Narkoba bukan hanya merusak diri sendiri, tetapi juga berdampak pada keluarga, lingkungan, dan masa depan banyak orang. Karena itu, pencegahannya menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas BNN atau Duta Anti Narkoba," ujarnya.
Ia menjelaskan, rasa ingin tahu yang tinggi pada usia remaja kerap menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba. Tidak sedikit anak muda yang menganggap penggunaan narkoba dapat membuat mereka lebih diterima dalam pergaulan atau terlihat lebih keren.
Padahal, menurutnya, anggapan tersebut justru dapat menghancurkan masa depan generasi muda dan menghambat mereka dalam meraih cita-cita.
Vidi menilai keluarga memiliki peran penting dalam membangun karakter anak melalui pola asuh yang baik, komunikasi yang terbuka, serta pendampingan sejak dini. Lingkungan keluarga yang aman dan penuh perhatian akan membuat anak lebih mudah menyampaikan persoalan yang dihadapinya tanpa mencari pelarian ke hal-hal negatif.
Ia juga mengajak generasi muda untuk saling mengingatkan dan berani menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Kepedulian terhadap teman yang mulai menunjukkan perilaku berisiko dinilai dapat menjadi langkah awal dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
"Jangan takut untuk saling mengingatkan. Kepedulian kepada teman bisa menjadi langkah awal menyelamatkan mereka dari penyalahgunaan narkoba," katanya.
Vidi berharap semakin banyak anak muda di Nusa Tenggara Timur yang berani menyuarakan gerakan anti narkoba dan menjadikan kepedulian sebagai budaya bersama. Menurutnya, dengan saling menjaga, saling menguatkan, dan berani mengingatkan sesama, generasi muda dapat menciptakan lingkungan yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....