Sterilisasi Kucing Efektif Tingkatkan Kesehatan dan Kendalikan Populasi Liar

  • 17 Jul 2026 07:23 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Sterilisasi masih sering dipahami masyarakat hanya sebagai cara untuk mencegah kucing berkembang biak. Padahal, tindakan medis tersebut memiliki manfaat yang jauh lebih luas, mulai dari meningkatkan kesehatan hewan hingga mengendalikan populasi kucing liar agar tidak terus bertambah.

Komunitas Hopeless Animal Lovers (HAL) Malang menilai pemahaman yang tepat mengenai sterilisasi penting untuk membangun kepedulian terhadap kesejahteraan hewan. Tanpa pengendalian populasi, jumlah kucing liar akan terus meningkat dan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, baik bagi hewan itu sendiri maupun lingkungan sekitar.

Perwakilan HAL Malang, Avigor, menjelaskan seekor kucing betina mampu melahirkan beberapa kali dalam setahun dengan jumlah anak yang cukup banyak. Jika tidak dikendalikan, pertumbuhan populasi akan berlangsung sangat cepat dan menyebabkan semakin banyak kucing yang hidup terlantar di jalanan.

"Satu ekor kucing betina bisa melahirkan beberapa kali dalam setahun. Jika tidak ada upaya pengendalian, populasi akan terus bertambah dan semakin banyak kucing yang kesulitan mendapatkan makanan, tempat berlindung, maupun perawatan. Karena itu, sterilisasi menjadi langkah yang paling efektif untuk mencegah kondisi tersebut," ujar Avigor dalam dialog Sore Ceria Pro 2 RRI Malang, Selasa (14/07/2026).

Ia menjelaskan, sterilisasi dilakukan melalui prosedur operasi dengan mengangkat organ reproduksi pada kucing jantan maupun betina sehingga hewan tidak lagi dapat berkembang biak. Selain mengendalikan populasi, tindakan tersebut juga memberikan manfaat kesehatan karena dapat menurunkan risiko berbagai penyakit pada sistem reproduksi.

Menurut Avigor, kucing yang telah disterilisasi umumnya memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Risiko terserang penyakit reproduksi berkurang, perilaku saat musim kawin menjadi lebih tenang, dan peluang hidup di lingkungan sekitar juga meningkat.

"Sterilisasi bukan sekadar membatasi perkembangbiakan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan hewan. Kucing dapat hidup lebih sehat, lebih aman, dan terhindar dari berbagai risiko penyakit yang berkaitan dengan organ reproduksi," jelasnya.

Selain memberikan manfaat bagi kucing peliharaan, sterilisasi juga dinilai menjadi solusi yang lebih manusiawi dalam mengendalikan populasi kucing liar. Dengan jumlah kelahiran yang lebih terkendali, angka kucing terlantar di jalanan dapat ditekan sehingga mengurangi risiko kelaparan, penyakit, maupun konflik antara manusia dan hewan.

"Sterilisasi adalah cara paling efektif untuk menekan populasi kucing liar agar mereka bisa hidup lebih sehat dan lebih sejahtera. Program ini bukan untuk mengurangi keberadaan kucing, tetapi untuk memastikan mereka memiliki kualitas hidup yang lebih baik," kata Avigor.

HAL Malang mengajak masyarakat untuk tidak lagi memandang sterilisasi sebagai tindakan yang merugikan hewan. Sebaliknya, sterilisasi merupakan bagian dari upaya menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan hewan dan kenyamanan masyarakat. Dengan semakin banyak pemilik kucing yang melakukan sterilisasi secara bertanggung jawab, populasi kucing dapat terkendali dan jumlah hewan yang hidup terlantar di jalanan pun dapat terus berkurang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....