Manipulasi dari Judi Online
- 15 Jul 2026 19:17 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Judi online (judol) merupakan tindakan ilegal di Indonesia yang sangat berbahaya karena memicu kecanduan, menghabiskan finansial, dan merusak kesehatan mental.
Judi online (judol) memicu kecanduan fatal yang merusak otak. Dampak utamanya meliputi kebangkrutan, terlilit utang, hancurnya hubungan keluarga, serta gangguan kesehatan mental parah seperti stres, kecemasan, dan risiko bunuh diri akibat kehilangan kendali.
Judi online bekerja dengan cara memanipulasi sistem dopamin di otak. Setiap kali seseorang menang, atau bahkan “hampir menang”, otak akan melepaskan dopamin dalam jumlah besar yang memberikan sensasi euforia. Seiring waktu, otak membutuhkan intensitas judi yang lebih tinggi untuk merasakan kepuasan yang sama. Inilah yang menyebabkan seseorang terjebak dalam lingkaran setan yang sulit diputus.
Dikutip dari The Journal of Clinical Psychiatry yang menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa gangguan perjudian memiliki kesamaan neurobiologis dengan kecanduan zat (narkoba/alkohol). Studi tersebut menunjukkan adanya disfungsi pada area prefrontal korteks otak yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan dan kontrol impuls.
Penelitian ini menegaskan bahwa berhenti judi bukan sekadar masalah “niat”, melainkan membutuhkan pemulihan fungsi saraf melalui terapi jangka panjang dan dukungan lingkungan. Hal ini membuktikan pentingnya bantuan profesional medis dalam menangani kasus kecanduan yang berat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....