Lindungi Jantung dan Pembuluh darah dari Dampak Duduk Terlalu Lama

  • 15 Jul 2026 15:25 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Banyak orang merasa aman karena sudah melakukan olahraga tiga kali seminggu. Tetapi setelah itu 8 sampai 10 jam duduk di depan layar, duduk di mobil, lalu malamnya pindah duduk di sofa. American Heart Association mengingatkan bahwa terlalu banyak duduk berkaitan dengan risiko penyakit jantung dan stroke. Bahkan pada orang yang tetap berolahraga. Olahraga penting tapi tidak sepenuhnya menghapus dampak duduk panjang tanpa jeda. Lalu apa yang harus dilakukan? Berikut penjelasan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP akun Yutube @DrErtaSpJP :

  1. Pasang alarm setiap 30 sampai 60 menit. Berdiri aja selama 2 atau 3 menit, tidak perlu lari keliling kantor, berdiri, ngambil air, atau berjalan ke ujung ruangan, itu sudah lebih baik daripada menyatu dengan kursi.

  2. Gerakkan betis saat tetap harus duduk. Angkat tumit, angkat ujung kaki, lalu luruskan lutut secara bergantian. Otot betis akan membantu mendorong aliran darah kembali ke atas.

    Jadi, betis itu seperti pompa tambahan, bukan sekedar tempat celana itu berhenti.

  3. Ubah beberapa percakapan menjadi walking meeting. Kalau pembahasannya tidak memerlukan layar, maka berjalanlah sambil berbicara. Banyak rapat itu sebenarnya bisa selesai sebelum langkah kita mencapai 1000.

  4. Berjalan singkat setelah makan. Sepuluh menit jalan santai setelah makan siang atau malam bisa membantu memutus waktu duduk sekaligus mendukung pengendalian gula darah.

  5. Buat lingkungan memaksa Anda untuk bergerak. Letakkan botol air agak jauh, gunakan tangga untuk satu atau dua lantai dan parkir sedikit lebih jauh. Jangan semua benda didekatkan sampai tubuh hidup seperti raja.

  6. Tetap penuhi aktivitas mingguan. WHO menganjurkan orang dewasa itu melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu, dan ditambah latihan kekuatan. Mulailah secara bertahap sesuai kondisi tubuh. Bila pekerjaan mengharuskan duduk lama, maka jangan menunggu tubuh terasa pegal baru bergerak.

Jeda gerak sebaiknya menjadi jadwal, bukan hadiah setelah semua pekerjaan selesai. Kalau satu kaki tiba-tiba bengkak, nyeri, kemerahan, atau terasa hangat, terutama setelah perjalanan panjang atau lama tidak bergerak, jangan langsung dipijat. Periksakan untuk menyingkirkan kemungkinan terbentuknya bekuan darah atau deep vein trombosis. Intinya bukan melarang duduk, kita semua perlu bekerja dan beristirahat, masalahnya adalah duduk terlalu lama tanpa jeda, dan hal ini perlu dibatasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....