Teladan Orang Tua Jadi Fondasi Karakter dan PHBS Anak sejak Dini

  • 06 Jul 2026 11:51 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pembentukan karakter dan kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak harus dimulai dari lingkungan keluarga. Sebagai lingkungan sosial pertama yang dikenal anak, keluarga memegang peranan krusial dalam meletakkan fondasi moral, etika, dan perilaku. Orang tua dituntut menjadi pendidik pertama dan utama karena segala tindak-tanduk mereka akan menjadi acuan bagi perkembangan anak hingga dewasa.

Anak merupakan peniru yang andal dan pencontoh yang sangat hebat di dalam rumah. Apapun yang dilakukan oleh ayah dan bunda kerap dianggap sebagai sesuatu yang paling baik dan spesial, sehingga orang tua secara tidak langsung menjadi idola bagi anak-anak mereka. Oleh karena itu, orang tua harus sangat berhati-hati dalam bersikap, bertutur kata, serta memberikan edukasi agar tidak memberikan contoh yang keliru.

"Anak-anak itu peniru yang handal. Apapun yang dilakukan ayah bunda itu yang terbaik, aku ingin seperti ayah seperti bunda. Makanya ini juga peringatan buat ayah bunda, harus hati-hati dalam bersikap dan bertutur kata," ujar Mariana Kristiyanti, Penyuluh KB Ahli Madya Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Senin, 6 Juli 2026.

Di lapangan, khususnya di wilayah Kalianget, tantangan terbesar yang dihadapi adalah masih banyaknya orang tua muda yang memberikan contoh sekadarnya saja. Padahal, hal-hal sederhana seperti membiasakan cuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas di luar rumah atau setelah memegang hewan peliharaan sangat penting untuk ditekankan.

Edukasi PHBS ini tidak boleh kendor dan jangan hanya diperketat saat masa pandemi saja. Guna menyiasati keterbatasan waktu bagi orang tua yang bekerja, kunci utamanya adalah totalitas saat mendampingi anak di rumah serta membangun komunikasi yang baik. Mengajarkan kebersihan seperti membuang sampah pada tempatnya juga bisa disiasati dengan trik yang menyenangkan, misalnya menyediakan tempat sampah injak yang menarik bagi anak.

Melalui konsistensi dan contoh nyata, kebiasaan kecil ini akan meresap ke dalam hati dan menjadi kebiasaan yang terus dibawa hingga mereka dewasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....