Bupati Ipuk Ajak Pemangku Kesehatan Perkuat Kolaborasi di Banyuwangi

  • 02 Jul 2026 14:53 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh pemangku kepentingan di bidang kesehatan memperkuat kolaborasi untuk mendukung program prioritas daerah. Langkah tersebut dinilai penting di tengah keterbatasan kapasitas fiskal pemerintah, sementara kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan terus meningkat.

Ajakan itu disampaikan Ipuk saat bertemu ratusan pemangku kesehatan daerah, mulai dari kepala puskesmas, direktur rumah sakit, pimpinan klinik, perguruan tinggi kesehatan, organisasi profesi, hingga BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Kamis, 2 Juli 2026.

"Saya minta untuk saling memperkuat konsolidasi dan kolaborasi agar semua sumber daya yang ada fokus pada problem kesehatan yang paling penting dan paling mendesak," ujar Ipuk, Kamis 2 Juli 2026.

Menurut Ipuk, sinergi antarlembaga dibutuhkan agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan mudah diakses meski pemerintah menghadapi tantangan anggaran.

Ia menjelaskan, program prioritas kesehatan Banyuwangi saat ini meliputi peningkatan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit tidak menular, penanggulangan tuberkulosis dan HIV, penguatan layanan kesehatan primer, kesehatan jiwa remaja, serta perlindungan bagi kelompok rentan.

Ipuk juga meminta rumah sakit memperkuat komitmen tidak menolak pasien gawat darurat serta meningkatkan integrasi layanan rujukan dengan puskesmas. Sementara puskesmas didorong memperkuat layanan promotif dan preventif melalui pemanfaatan Posyandu sebagai pusat deteksi dini berbagai masalah kesehatan.

"Kunjungan rumah harus diperkuat. Ibu hamil berisiko tinggi, bayi, balita, lansia, serta penderita TB, HIV, hipertensi, dan diabetes harus dipantau secara aktif," kata Ipuk.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Banyuwangi Suyanto Waspotondo mengatakan dukungan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program kesehatan daerah. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menargetkan 2026 sebagai tahun konsolidasi pelayanan kesehatan yang lebih fokus, efisien, dan kolaboratif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....