Mari Kita Kenali Ciri-Ciri Asam Urat Tinggi yang Sering Diabaikan

  • 29 Jun 2026 03:18 WIB
  •  Bandung

RRI.Co.Id, Bandung – Kita sering mendengar perbincangan orang tentang salah satu penyakit yang disebut asam urat atau dalam istilah medis dikenal sebagai gout arthritis adalah salah satu bentuk radang sendi yang sangat menyakitkan.

Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat (uric acid) di dalam darah terlalu tinggi, sehingga membentuk kristal-kristal tajam menyerupai jarum di area persendian dan jaringan sekitarnya.

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki kadar asam urat di atas ambang normal hingga serangan pertama terjadi. Serangan ini biasanya datang secara tiba-tiba, sering kali pada malam hari, dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Oleh karena itu, mengenali ciri ciri asam urat tinggi sangatlah krusial. Gejala yang paling umum meliputi nyeri sendi yang intens, pembengkakan, kemerahan, dan rasa panas di area sendi yang terdampak. Jempol kaki adalah bagian tubuh yang paling sering menjadi “korban” pertama, meskipun asam urat juga bisa menyerang pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari-jari tangan.

Selain nyeri yang tak tertahankan, persendian yang meradang juga akan menjadi sangat sensitif. Bahkan sentuhan kain selimut yang ringan sekalipun bisa memicu rasa sakit yang ekstrem. Setelah fase nyeri hebat yang bisa berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari berlalu, penderita biasanya akan mengalami rasa tidak nyaman pada sendi yang bisa bertahan berminggu-minggu. Jika kadar asam urat tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa menjadi kronis dan menyebabkan kerusakan sendi permanen serta memicu timbulnya benjolan keras di bawah kulit yang disebut tophi. Untuk mencegah komplikasi yang lebih serius, penanganan medis dan perubahan gaya hidup harus segera dilakukan.

Faktor Pemicu Naiknya Kadar Asam Urat

  1. Makanan Tinggi Purin: Mengonsumsi jeroan (hati, ginjal, otak), daging merah, dan beberapa jenis hidangan laut seperti sarden, kerang, dan teri.
  2. Konsumsi Alkohol: Terutama bir dan minuman keras penyulingan yang dapat mengganggu kemampuan ginjal membuang asam urat.
  3. Minuman Manis: Minuman dengan fruktosa tinggi atau sirup jagung dapat memicu peningkatan produksi asam urat.
  4. Kondisi Medis Tertentu: Obesitas, hipertensi yang tidak terkontrol, diabetes, dan penyakit ginjal.
  5. Obat-obatan Tertentu: Penggunaan obat diuretik (pil air) atau aspirin dosis rendah secara rutin.

Cara Mengatasi Asam Urat Secara Alami

Selain mengandalkan obat-obatan, melakukan modifikasi gaya hidup dan pengaturan pola makan adalah kunci utama untuk mencegah serangan asam urat kambuh di masa depan. Berikut adalah beberapa langkah alami yang bisa kamu terapkan:

1. Perbanyak Minum Air Putih

Hidrasi yang baik sangat penting bagi penderita asam urat. Minum setidaknya 8-10 gelas air putih per hari dapat membantu mengencerkan urine dan merangsang ginjal untuk bekerja lebih optimal dalam menyaring serta membuang kelebihan asam urat dari aliran darah. Hindari minuman manis kemasan, soda, dan minuman beralkohol karena dapat memberikan efek sebaliknya.

2. Menjaga Berat Badan Ideal

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas dapat membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat, sementara kinerja ginjal untuk membuangnya menjadi terhambat. Menurunkan berat badan secara bertahap melalui diet sehat dan olahraga teratur terbukti efektif menurunkan kadar asam urat. Namun, hindari diet ekstrem yang membuat berat badan turun terlalu drastis, karena hal tersebut justru bisa memicu serangan gout akibat pelepasan jaringan sel yang pecah secara tiba-tiba.

3. Konsumsi Vitamin C Secara Rutin

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah dengan membantu ginjal membuangnya melalui urine. Kamu bisa mendapatkan asupan vitamin C secara alami melalui buah-buahan seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan pepaya, atau melalui suplemen vitamin C harian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....