Phubbing: Ketika Ponsel Mengalahkan Kehadiran Orang Tercinta
- 25 Jun 2026 12:09 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Fenomena mengabaikan lawan bicara karena sibuk menatap ponsel kini kian marak. Perilaku ini dikenal secara luas dengan istilah phubbing atau phone snubbing.
Secara sederhana, phubbing adalah tindakan mengabaikan orang di sekitar. Fokus utama seseorang justru teralihkan pada layar telepon genggam.
Istilah ini merupakan gabungan dari kata phone dan snubbing. Maknanya adalah mengacuhkan seseorang demi kepentingan perangkat ponsel pribadi.
Konsep tersebut muncul pertama kali di Australia pada tahun 2012. Sebuah biro periklanan menciptakannya untuk menggambarkan perilaku di era digital.
Sekilas, perilaku ini terlihat sepele dan sangat umum terjadi. Misalnya, memeriksa notifikasi saat sedang makan atau berbincang bersama teman.
Kebiasaan ini membuat lawan bicara merasa tidak dihargai. Perhatian yang seharusnya diberikan langsung justru teralihkan ke layar ponsel.
Peneliti menilai phubbing berkaitan erat dengan kecanduan smartphone. Selain itu, fenomena ini dipicu oleh rasa takut ketinggalan informasi (FOMO).
Semakin besar dorongan terhubung digital, semakin sulit seseorang melepas ponsel. Meski sedang bersama orang lain, perhatian mereka tetap terbagi.
Dampak phubbing tidak hanya dirasakan dalam lingkungan pertemanan. Hubungan romantis pun sering menjadi korban dari kebiasaan buruk ini.
Penelitian menunjukkan penggunaan ponsel saat berinteraksi menurunkan kepuasan hubungan. Pasangan sering merasa diabaikan dan kehilangan rasa kedekatan.
Jurnal Computers in Human Behavior mencatat temuan menarik terkait hal ini. Semakin sering terjadi partner phubbing, semakin rendah tingkat kepuasan hubungan tersebut.
Para ahli mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan interaksi tatap muka. Pembatasan penggunaan gawai sangat disarankan saat sedang bersosialisasi.
Menyimpan ponsel saat makan menjadi langkah sederhana yang efektif. Menetapkan waktu khusus bebas gawai juga membantu membangun hubungan sehat.
Phubbing bukan sekadar masalah penggunaan ponsel yang berlebihan. Ini adalah tentang bagaimana kita menghargai kehadiran orang lain.
Memberikan perhatian penuh kepada orang di depan sangatlah penting. Ini merupakan bentuk penghargaan paling berharga di dunia digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....