Teknologi Modern Bikin Operasi Tumor Otak Lebih Aman
- 07 Jun 2026 18:43 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Perkembangan teknologi medis membuat operasi tumor otak kini menjadi lebih aman dan presisi dibandingkan beberapa tahun lalu. Berbagai inovasi, mulai dari neuronavigasi hingga pemantauan fungsi saraf secara real time, membantu dokter mengurangi risiko komplikasi saat tindakan operasi.
Dokter Bedah Saraf Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Ryan Rhiveldi Keswani, menjelaskan bahwa teknologi modern memungkinkan dokter mengetahui lokasi tumor secara lebih akurat sehingga tindakan operasi dapat dilakukan dengan lebih efektif.
"Neuronavigasi itu seperti Google Maps untuk otak. Alat ini membantu kami memprediksi lokasi tumor secara akurat sehingga tidak perlu membuka area yang terlalu besar dan meningkatkan ketepatan pengangkatan tumor," ujar Ryan dalam talkshow Keluarga Sehat yang disiarkan Kementerian Kesehatan RI.
| Baca juga: Dokter Imbau Masyarakat Rutin Skrining Otak |
Selain neuronavigasi, Ryan juga memanfaatkan mikroskop operasi beresolusi tinggi yang memungkinkan visualisasi jaringan otak secara lebih detail. Teknologi tersebut membantu membedakan jaringan sehat dan jaringan tumor selama prosedur berlangsung.
Menurut Ryan, saat ini operasi tumor otak juga didukung teknologi intraoperative monitoring, yaitu pemantauan fungsi saraf pasien selama operasi berlangsung. Dengan metode ini, tim medis dapat mendeteksi lebih dini jika terdapat risiko gangguan pada area penting otak yang mengatur gerakan, bicara, maupun fungsi lainnya.
"Kami bisa mengetahui secara real time apakah ada struktur penting yang berisiko terdampak sehingga keamanan pasien menjadi lebih baik," katanya.
Kemajuan teknologi tersebut berdampak pada proses pemulihan pasien. Dalam sejumlah kasus, pasien bahkan dapat pulang beberapa hari setelah operasi dan kembali beraktivitas dalam waktu relatif singkat, tergantung kondisi dan jenis tumornya.
Meski demikian, Ryan menekankan pentingnya deteksi dini karena keberhasilan penanganan tumor otak sangat dipengaruhi oleh ukuran dan kondisi tumor saat ditemukan.
"Solusi terbaik bukan menunggu sampai harus dioperasi, tetapi melakukan skrining sejak dini agar tumor dapat ditemukan sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih besar," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....