Manfaat Mengurangi Minuman Manis untuk Tubuh dan Metabolisme

  • 26 Mei 2026 09:06 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kebiasaan mengonsumsi minuman manis masih menjadi bagian dari pola konsumsi sehari-hari masyarakat. Mulai dari minuman kemasan hingga jajanan tradisional, berbagai produk tinggi gula kerap dikonsumsi untuk menyegarkan tubuh.

Namun di balik rasanya yang nikmat, konsumsi gula berlebih dari minuman manis dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Asupan gula yang tinggi diketahui berisiko memicu obesitas hingga diabetes melitus tipe 2.

Oleh karena itu, membatasi bahkan berhenti mengonsumsi minuman manis menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Penghentian konsumsi minuman manis dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh. Dalam 7–10 hari pertama, tubuh umumnya masih dalam masa penyesuaian. Pada fase ini, sebagian orang dapat merasakan lemas atau kurang bertenaga akibat perubahan asupan energi yang biasanya diperoleh dari gula.

Namun, kondisi tersebut merupakan bagian dari proses adaptasi tubuh. Gula memang sering menjadi sumber energi cepat, tetapi penurunan konsumsinya tidak serta-merta menyebabkan gula darah menjadi berbahaya rendah, karena tubuh tetap menjaga kadar gula darah dalam batas normal.

Setelah masa adaptasi tersebut, tubuh umumnya mulai merasakan perubahan positif. Energi menjadi lebih stabil, tubuh terasa lebih segar, dan kondisi fisik terasa lebih bugar dibanding sebelumnya.

Selain itu, penghentian konsumsi minuman manis juga dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Kadar trigliserida yang tinggi diketahui berisiko meningkatkan penyakit kardiovaskular seperti stroke dan serangan jantung.

Gula memiliki sifat adiktif yang dapat memicu keinginan untuk terus mengonsumsinya. Kondisi ini membuat banyak orang sulit mengurangi konsumsi minuman manis dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, mengurangi konsumsi minuman manis dinilai menjadi langkah sederhana namun penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah risiko penyakit metabolik di masa mendatang.

(Sumber:tribratanews.polri.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....