Menjaga "Healthy Mind" di Masa Kehamilan, CIMSA UNEJ Edukasi lewat Program MAMA
- 23 Mei 2026 11:11 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Sering kali kita hanya fokus pada kesehatan fisik saat berbicara soal kehamilan. Padahal, kesehatan mental ibu hamil sama pentingnya untuk diperhatikan. Perubahan hormon yang drastis, bentuk tubuh yang berubah, hingga tanggung jawab baru yang akan diemban sering kali memicu kecemasan dan kesedihan yang wajar, namun perlu dikelola dengan baik.
Dalam siaran Jaga Malam di Pro 2 RRI Jember 22 Mei 2026, Aisyah Fikri Fauziyah, mahasiswi Kedokteran Universitas Jember (UNEJ) sekaligus perwakilan SCORA CIMSA UNEJ menjelaskan bahwa dukungan emosional sangat berpengaruh pada kenyamanan ibu selama menjalani masa kehamilan.
| Baca juga: Pentingnya Menjaga Kekuatan Otot Kaki Tubuh |
Untuk merespons pentingnya isu ini, SCORA CIMSA UNEJ menggagas program "MAMA" (Maternal Acquaintance for Mom's Awareness) bertepatan dengan peringatan World Maternal Mental Health Day. Program ini hadir agar para ibu merasa lebih didukung dan tidak berjuang sendirian.
"Ibu yang sehat secara mental akan membantu menciptakan keluarga yang lebih sehat dan lingkungan tumbuh kembang anak yang lebih baik juga," ujar Aisyah saat berbagi tentang visi program tersebut.
Kegiatan dalam program MAMA pun dikemas secara interaktif. Selain pemeriksaan rutin seperti tekanan darah dan gula darah, para ibu diajak mengikuti senam kebugaran hingga sesi diskusi santai bersama tenaga kesehatan dan psikolog. Bahkan, terdapat kegiatan seru seperti workshop merangkai sayur yang berfungsi sebagai stress relief bagi ibu hamil. Semuanya dilakukan agar ibu merasa rileks dan lebih menikmati proses kehamilan.
Aisyah juga menanggapi stigma masyarakat yang terkadang menganggap ibu hamil terlalu "lebay" atau sensitif. Menurutnya, perubahan emosi pada ibu hamil adalah hal nyata yang dipengaruhi faktor biologis dan psikologis, sehingga sangat perlu disikapi dengan empati, bukan dihakimi.
Sebagai penutup, Aisyah menitipkan pesan hangat bagi para ibu hamil untuk lebih mencintai diri sendiri. "Menjadi ibu bukan berarti harus selalu kuat dan memendam semuanya sendiri. Tidak apa-apa merasa lelah, takut, atau cemas. Dan tidak apa-apa juga untuk meminta bantuan," tegasnya menutup obrolan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....