Waspada Hantavirus, Kebersihan Rumah Jadi Benteng Pertama Cegah Penularan
- 10 Mei 2026 18:06 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Meningkatnya perhatian dunia terhadap kasus hantavirus membuat masyarakat diminta lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan rumah. Virus yang dibawa tikus ini diketahui dapat menular melalui udara yang terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat dan berisiko menyebabkan gangguan paru-paru serius.
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyebut penularan hantavirus paling sering terjadi saat seseorang membersihkan area tertutup yang lama tidak digunakan, seperti gudang, loteng, atau rumah kosong tanpa perlindungan diri. Partikel virus dapat beterbangan di udara lalu terhirup manusia.
| Baca juga: Anemia pada Ibu Hamil dan Resiko nya |
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menyapu atau menggunakan vacuum cleaner pada area yang diduga terkontaminasi tikus. Cara tersebut justru dapat membuat partikel virus menyebar ke udara. Area yang kotor disarankan disemprot cairan disinfektan terlebih dahulu sebelum dibersihkan menggunakan sarung tangan dan masker.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menutup akses masuk tikus ke rumah dengan memperbaiki lubang ventilasi, celah pintu, maupun saluran pembuangan. Makanan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan sampah rumah tangga rutin dibuang agar tidak mengundang hewan pengerat.
Jurnal Viruses tahun 2024 juga menegaskan pengendalian populasi tikus dan peningkatan sanitasi lingkungan menjadi langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran hantavirus, terutama di wilayah padat penduduk dan area penyimpanan pangan. Penelitian tersebut menyebut edukasi masyarakat berperan penting untuk menekan risiko infeksi.
Dokter spesialis penyakit dalam dari University of New Mexico Health Sciences Center, Dr. Joseph DePasquale, menjelaskan sebagian besar kasus hantavirus sebenarnya dapat dicegah melalui perilaku hidup bersih. “Risiko terbesar muncul ketika orang tidak sadar berada di lingkungan yang sudah lama terpapar tikus,” ujarnya dalam edukasi kesehatan yang dirilis universitas tersebut.
Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap hantavirus dengan menjaga sanitasi rumah dan lingkungan sekitar. Langkah sederhana seperti memakai masker saat membersihkan area berdebu serta mengendalikan populasi tikus dinilai menjadi perlindungan paling efektif untuk mencegah penyebaran virus tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....