ASI Eksklusif Bukan Sekadar Pilihan, tetapi Hak Ibu dan Anak
- 10 Mei 2026 17:39 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Pemberian Air Susu Ibu atau ASI eksklusif menjadi hak dasar ibu dan anak yang dilindungi negara. ASI tidak hanya berfungsi sebagai sumber makanan dan minuman bagi bayi, tetapi juga menjadi investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi masa depan. Dalam setiap tetes ASI terkandung nutrisi penting untuk perkembangan otak, antibodi alami untuk melindungi bayi dari penyakit, serta kedekatan emosional yang membantu membangun rasa aman pada anak.
Melansir dari @sahabatgizi, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus mendorong pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Ketentuan tersebut diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif. Dalam aturan itu disebutkan bahwa setiap bayi berhak memperoleh ASI eksklusif sejak lahir hingga usia enam bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain.
Organisasi Kesehatan Dunia World Health Organization bersama Kementerian Kesehatan juga merekomendasikan agar pemberian ASI dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun atau lebih dengan didampingi makanan pendamping ASI atau MPASI bergizi seimbang setelah usia enam bulan. ASI eksklusif dinilai mampu meningkatkan daya tahan tubuh bayi, mendukung perkembangan otak secara optimal, mengurangi risiko diare dan infeksi, serta memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak.
Namun demikian, masih banyak ibu menyusui yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari minimnya dukungan lingkungan, keterbatasan fasilitas di tempat kerja, hingga stigma sosial. Kondisi ini kerap membuat ibu kesulitan mempertahankan pemberian ASI eksklusif dan melanjutkan menyusui hingga dua tahun. Padahal, keberhasilan menyusui tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu, melainkan juga membutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, dan institusi kerja.
Melalui edukasi dan penguatan kebijakan, pemerintah berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ASI eksklusif semakin meningkat. Dukungan terhadap ibu menyusui dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan atau HPK yang menjadi periode emas tumbuh kembang anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....