RSJ Aceh Kekurangan Tenaga Konselor Adiksi

  • 30 Apr 2026 18:28 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh masih kekurangan tenaga konselor adiksi sebab tenaga profesional yang memiliki keahlian khusus untuk membantu orang yang mengalami ketergantungan (adiksi), terutama terhadap narkoba, alkohol, atau zat adiktif lainnya. yang merupakan pendamping pemulihan bagi orang yang sedang menjalani rehabilitasi.

Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh dr. Hanif Kamis 30 April 2026 mengatakan bahwa Instalasi Rehabilitasi NAPZA “Rumoh Harapan Atjeh” telah diresmikan sejak tanggal 2 Agustus 2010 dan hingga kini terus berperan aktif dalam merehabilitasi para residen.

“Instalasi Rehabilitasi Napza Rumoh Harapan Atjeh ini telah diresmikan sejak tahun 2010 dan sampai saat ini sudah merehabilitasi banyak pasienn,” ujar Direktur RSJ Aceh, dr. Hanif.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa saat ini RSJ Aceh menghadapi keterbatasan tenaga konselor adiksi. Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah tenaga kontrak beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan memilih jabatan lain.

“Saat ini kami hanya memiliki satu orang konselor adiksi, setelah beberapa tenaga kontrak beralih status menjadi PPPK,” tambahnya.

Sementara itu Koordinator Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Aceh, Saiful, S.Pd, membenarkan adanya keterbatasan tenaga konselor, baik di RSJ Aceh maupun di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Memang benar saat ini terjadi keterbatasan tenaga konselor, baik di RSJ maupun di BNN, karena banyak tenaga kontrak yang setelah menjadi PPPK memilih jabatan lain,” jelas Saiful.

Ia menambahkan, pihak BNN ke depan akan mengupayakan peningkatan kapasitas tenaga konselor melalui berbagai program pelatihan guna memperkuat kompetensi sekaligus legalitas profesi tersebut.

“Ke depan kami akan melakukan peningkatan kapasitas tenaga konselor sekaligus memperkuat legalitasnya melalui pelatihan,” tutupnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....