Bukan Sekadar Buah, Nanas Dikaji Punya Potensi Redakan Batuk
- 24 Apr 2026 22:48 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Buah nanas (Ananas comosus) semakin banyak dikaji karena diduga memiliki manfaat dalam membantu meredakan batuk, terutama batuk berdahak. Kandungan enzim bromelain di dalamnya disebut memiliki sifat mukolitik atau membantu mengencerkan lendir, sehingga mempermudah pengeluaran dahak dari saluran pernapasan.
Beberapa studi ilmiah menunjukkan bromelain tidak hanya bekerja sebagai antiinflamasi, tetapi juga dapat membantu memperbaiki gejala gangguan pernapasan ringan. Efek ini membuat nanas kerap dikaitkan dengan pengobatan alami batuk, meski penggunaannya tetap bersifat pendukung dan bukan pengganti terapi medis.
Salah satu kajian ilmiah yang banyak dirujuk adalah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Biotechnology Research International (2012) oleh Pavan et al. Studi tersebut menjelaskan bahwa bromelain memiliki aktivitas antiinflamasi, antiedema, dan mukolitik yang berpotensi membantu meredakan gejala pada saluran pernapasan, termasuk produksi lendir berlebih.
Selain itu, tinjauan ilmiah dalam Molecules Journal (2020) juga menyebutkan bromelain memiliki efek imunomodulator dan antiinflamasi yang dapat mendukung pemulihan pada kondisi infeksi ringan saluran napas. Sifat ini membuat bromelain banyak diteliti dalam konteks terapi pendukung untuk penyakit pernapasan.
Penelitian lain yang sering dikutip dalam literatur kesehatan komplementer juga menunjukkan kombinasi ekstrak nanas, madu, dan bahan alami lain dapat membantu mengurangi frekuensi batuk. Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa hasil tersebut masih memerlukan uji klinis berskala lebih besar untuk memastikan efektivitasnya secara medis.
Ahli kesehatan mengingatkan bahwa konsumsi nanas sebagai “obat batuk alami” hanya bersifat suportif. Batuk yang disebabkan infeksi berat, alergi, atau penyakit kronis tetap memerlukan pemeriksaan dan pengobatan medis yang tepat.
Dengan demikian, nanas dapat menjadi bagian dari pola konsumsi sehat karena kandungan vitamin C, antioksidan, dan bromelainnya, namun tidak dapat dijadikan pengganti obat utama dalam penanganan batuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....