Kenali Perbedaan Soda Diet dan Minuman tanpa Gula

  • 23 Apr 2026 13:40 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang : Ditengah maraknya trend hidup sehat, pilihan makanan dan minuman menjadi pertimbangan serius saat ini. Minuman tanpa gula dan soda diet contohnya menjadi favorit banyak orang dalam usaha untuk menurunkan asupan gula tambahan. Keduanya dipromosikan sebagai pilihan yang lebih sehat dibandingkan soda biasa karena tidak mengandung gula dan tidak langsung menyebabkan kenaikan kadar gula dalam darah. Namun apa perbedaan dari kedua jenis minuman rendah gula ini?

Dikutip dari Verywell Health, Kamis (23/4/2026) perbedaan utama antara kedua jenis minuman tersebut terletak pada jenis pemanis yang dipakai. Soda diet biasanya menggunakan aspartame sebagai pemanis utamanya, sementara soda tanpa gula seringkali mengandalkan kombinasi beberapa pemanis seperti sucralose, acesulfame potassium, stevia, atau monk fruit. Campuran ini memberikan rasa soda tanpa gula yang lebih mirip dengan soda biasa. Meskipun berbagai pemanis ini biasanya tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah, reaksi tubuh terhadap setiap pemanis dapat bervariasi, termasuk potensi adanya stimulasi insulin ringan pada beberapa orang yang mengonsumsi sucralose. Penelitian juga mulai mengamati dampak pemanis non-nutritif terhadap mikrobioma usus, seperti perubahan dalam komposisi bakteri baik dan kemungkinan peningkatan peradangan, meskipun bukti ilmiah pada manusia masih belum konsisten dan membutuhkan studi lebih lanjut.

Baik soda tanpa gula maupun soda diet bisa menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan soda manis jika dikonsumsi secara sporadis, terutama bagi individu yang ingin mengatur kadar gula darah atau mengurangi total kalori harian. Namun, konsumsi berlebih tetap tidak disarankan karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan bisa berdampak pada selera makan, meningkatkan keinginan terhadap makanan manis, atau mengubah preferensi rasa seseorang dalam jangka panjang. Meskipun tidak sepenuhnya berbahaya, keduanya tidak dapat dianggap sebagai minuman yang memenuhi kebutuhan hidrasi utama. Air putih tetap menjadi opsi terbaik dalam menjaga kesehatan metabolisme, stabilitas energi, dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Pilihan antara soda tanpa gula dan soda diet pada akhirnya harus disesuaikan dengan selera individu, toleransi terhadap pemanis tertentu, serta pola makan keseluruhan yang diikuti.

(Dito Fontana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....