Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Pasien di Surabaya

  • 20 Apr 2026 05:14 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang meresmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk membantu pasien rujukan yang menjalani pengobatan, Minggu, 19 April 2026. Fasilitas ini disediakan guna meringankan beban biaya penginapan bagi warga selama berobat di rumah sakit rujukan.

Rumah singgah ini menjadi solusi atas tingginya biaya hidup yang kerap dialami pasien dan keluarga selama menjalani perawatan di kota besar. Dengan adanya Graha Lamajang, warga diharapkan dapat lebih fokus pada proses penyembuhan tanpa terbebani biaya tambahan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan rumah singgah tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Rumah singgah ini kami hadirkan agar warga Lumajang bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman selama berobat. Kami ingin mereka fokus pada proses penyembuhan tanpa memikirkan biaya tambahan,” ujar Indah, Minggu, 19 April 2026.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyebut Graha Lamajang sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam pelayanan publik.

“Ini bukan hanya tempat singgah, tetapi pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Negara harus hadir saat warganya berjuang untuk sembuh,” tegas Yudha.

Graha Lamajang memiliki 5 kamar dengan kapasitas hingga 10 pasien serta ruang pendamping keluarga. Masa tinggal maksimal 7 hari dan dapat diperpanjang hingga 1 bulan sesuai rekomendasi medis.

Fasilitas ini juga dilengkapi sarana pendukung seperti alat pemadam kebakaran, kursi roda standar, hingga kursi roda khusus bagi penyandang cerebral palsy. Selain itu, pendaftaran dibuat mudah melalui layanan langsung maupun kanal digital seperti WhatsApp.

Secara lokasi, Graha Lamajang berada sekitar 1 kilometer dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, sehingga memudahkan akses pasien yang membutuhkan penanganan intensif.

Kehadiran rumah singgah ini diharapkan dapat menjadi penopang akses layanan kesehatan yang lebih inklusif, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....