Mengenal Istilah-Istilah Baru yang Kini Populer di Kalangan Masyarakat

  • 19 Jul 2026 16:42 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Perkembangan teknologi dan media sosial membuat bahasa terus berkembang. Hampir setiap tahun muncul istilah-istilah baru yang kemudian menjadi bagian dari percakapan sehari-hari, terutama di kalangan anak muda. Sebagian istilah berasal dari bahasa Inggris, sementara yang lain lahir dari kreativitas warganet.

Berikut beberapa istilah yang kini sering digunakan beserta maknanya.

1. Healing

Awalnya, healing berarti proses penyembuhan. Namun, dalam percakapan sehari-hari istilah ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan kegiatan berlibur atau mencari suasana baru guna mengurangi stres dan penat.

2. Flexing

Flexing adalah kebiasaan memamerkan harta, pencapaian, atau gaya hidup di media sosial dengan tujuan menarik perhatian atau memperoleh pengakuan.

3. FOMO (Fear of Missing Out)

Istilah ini menggambarkan rasa takut ketinggalan informasi, tren, atau kegiatan yang sedang ramai diperbincangkan sehingga seseorang terdorong untuk selalu mengikuti perkembangan.

4. JOMO (Joy of Missing Out)

Kebalikan dari FOMO, JOMO berarti merasa nyaman meskipun tidak mengikuti semua tren. Seseorang memilih menikmati waktu dengan tenang tanpa merasa tertinggal.

5. Overthinking

Merupakan kondisi ketika seseorang terlalu banyak memikirkan suatu masalah hingga menimbulkan kecemasan dan kesulitan mengambil keputusan.

6. Ghosting

Istilah ini merujuk pada tindakan memutus komunikasi secara tiba-tiba tanpa memberikan penjelasan, baik dalam hubungan pertemanan maupun percintaan.

7. Red Flag

Red flag berarti tanda bahaya atau sinyal bahwa seseorang, situasi, atau hubungan memiliki potensi membawa dampak negatif sehingga perlu diwaspadai.

8. Green Flag

Sebaliknya, green flag menunjukkan sifat atau perilaku positif yang menjadi pertanda bahwa seseorang dapat dipercaya atau hubungan tersebut sehat.

9. Self Reward

Self reward adalah bentuk penghargaan kepada diri sendiri setelah menyelesaikan pekerjaan atau mencapai suatu target, misalnya dengan menikmati makanan favorit atau berlibur.

10. Work-Life Balance

Istilah ini menggambarkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi agar seseorang tetap produktif tanpa mengabaikan kesehatan fisik maupun mental.

11. Slow Living

Slow living adalah gaya hidup yang mengajak seseorang menjalani aktivitas dengan lebih tenang, tidak terburu-buru, serta lebih menghargai setiap momen.

12. Doomscrolling

Istilah ini menggambarkan kebiasaan terus-menerus membaca berita atau konten negatif di media sosial hingga memengaruhi suasana hati dan meningkatkan rasa cemas.

Bahasa akan terus berkembang mengikuti zaman. Munculnya istilah-istilah baru menjadi bukti bahwa masyarakat selalu beradaptasi dengan perubahan teknologi, budaya, dan cara berkomunikasi. Meski demikian, penting bagi kita untuk memahami makna setiap istilah agar dapat menggunakannya secara tepat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Selain mengikuti tren bahasa, menjaga kesantunan dalam berkomunikasi tetap menjadi hal yang utama. Dengan memilih kata yang baik dan menghargai lawan bicara, komunikasi akan menjadi lebih efektif, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....