Meutya Hafid: Transformasi Digital Harus Perkuat Kebudayaan di Masyarakat
- 14 Jul 2026 12:23 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Indonesia menegaskan transformasi digital tidak hanya bertujuan mendorong kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menjadi sarana untuk memperkuat kebudayaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan teknologi digital harus menjadi ruang yang inklusif bagi bahasa daerah, pengetahuan masyarakat adat, serta komunitas lokal agar dapat berkembang seiring dengan kemajuan zaman.
Pernyataan tersebut disampaikan Meutya saat menghadiri sesi Ministerial Roundtable dalam World Summit on the Information Society (WSIS) Forum 2026 di Jenewa, Swiss, Jumat 10 Juli 2026.
Dikutip dari laman Kementerian Komunikasi dan Digital, Selasa 14 Juli 2026, Meutya menegaskan keberhasilan transformasi digital tidak semata-mata diukur dari kecanggihan teknologi maupun besarnya nilai ekonomi digital yang dihasilkan.
Menurutnya, transformasi digital harus mampu menjaga keberagaman budaya, memperluas akses terhadap teknologi, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Teknologi digital harus menjadi jembatan antara inovasi dan kebudayaan. Bahasa lokal, pengetahuan adat, dan komunitas lokal harus menjadi bagian dari masa depan digital," ujar Meutya.
Ia menambahkan, pengembangan ekosistem digital yang inklusif menjadi salah satu kunci agar transformasi digital mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan. Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendukung pelestarian budaya serta memperkuat identitas bangsa di era digital.
Melalui forum internasional tersebut, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk membangun transformasi digital yang berpusat pada manusia (human-centered), inklusif, serta mampu menjangkau seluruh elemen masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....