Kolaborasi Tiga Komunitas Edukasi Laut untuk Anak Lombok

  • 14 Jul 2026 08:32 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • 33 anak mengikuti edukasi laut interaktif di Pantai Nipah.
  • Anak-anak belajar sains, konservasi, dan literasi digital.
  • Kolaborasi tiga komunitas tanamkan cinta laut sejak dini.

RRI.CO.ID, Mataram - Peringatan Hari Kelautan Nasional tahun 2026 di Lombok berlangsung dengan cara yang unik dan inspiratif. Tiga komunitas, yakni Grow and Learn Pal (GALPAL), Bobocil Kids Club, dan Marine Conservation Indonesia (MCI), berkolaborasi menghadirkan kegiatan Future Ocean Scientists di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara.

Kegiatan yang diikuti 33 anak berusia 4 hingga 12 tahun ini mengusung konsep belajar langsung di alam terbuka. Peserta berasal dari berbagai daerah di Lombok, termasuk anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir Nipah.

Program ini dirancang untuk memperkenalkan ekosistem laut melalui pengalaman nyata. Anak-anak diajak mengamati kehidupan pesisir, mengenal berbagai biota laut, mempelajari konservasi penyu, hingga memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pantai.

Curriculum & Education Specialist Marine Conservation Indonesia (MCI), Aulia Rahmania Putri, S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa pengalaman langsung merupakan cara efektif untuk membangun kedekatan anak dengan alam.

“Mengajak anak-anak melihat langsung berbagai biota laut hingga konservasi penyu adalah cara terbaik membangun ikatan emosional mereka agar menjadi generasi pelindung lautan di masa depan,” jelasnya.

Selain mengenalkan ekosistem laut, kegiatan ini juga mengedukasi peserta mengenai penggunaan teknologi secara positif. Anak-anak belajar memanfaatkan gawai sebagai alat dokumentasi ilmiah dengan memotret berbagai temuan selama eksplorasi lapangan.

Setiap kelompok menjalankan misi layaknya tim peneliti muda. Ada yang bertugas menjadi fotografer, pencatat data, pengamat biota, hingga penjaga lingkungan. Metode ini membuat proses belajar terasa lebih menarik sekaligus melatih tanggung jawab dan kerja sama.

Dukungan orang tua juga menjadi salah satu faktor penting keberhasilan kegiatan. Ibu Nadya Zahra, S.Pi, orang tua peserta Sulthan Syafiq Alhafidz dan Alfariza Raffasya Abhyaksa, mengaku senang melihat anak-anak memperoleh pengalaman baru yang bermanfaat.

“Anak-anak bukan cuma senang main di pantai, tapi juga belajar banyak hal tentang laut dan pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.

Kegiatan Future Ocean Scientists menunjukkan bahwa edukasi lingkungan tidak harus dilakukan di dalam kelas. Dengan memadukan eksplorasi alam, permainan edukatif, dan teknologi, anak-anak dapat belajar secara aktif sekaligus menumbuhkan rasa peduli terhadap kelestarian laut.

Melalui kolaborasi ini, GALPAL, Bobocil Kids Club, dan MCI berharap semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh menjadi generasi cakap digital, berwawasan lingkungan, dan siap menjaga kekayaan laut Nusantara di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....