Balai Bahasa NTB Kumpulkan 75 Ribu Token Bahasa Sasak di Lombok Tengah
- 28 Jun 2026 19:25 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil mengumpulkan sekitar 75.000 token berbahasa Sasak di Kabupaten Lombok Tengah dalam kegiatan Pengumpulan Data Korpus Bahasa Daerah yang berlangsung pada 23–26 Juni 2026. Data tersebut merupakan bagian dari target pengumpulan 150.000 token bahasa Sasak yang dilakukan di Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Utara.
Kepala tim kegiatan menyebutkan, data yang berhasil dihimpun meliputi teks sastra, naskah drama, naskah film, cerita rakyat, rekaman tuturan, lirik lagu, hingga bahan pustaka berbahasa Sasak. Seluruh data tersebut selanjutnya akan diolah menjadi korpus bahasa daerah sebagai basis pengembangan bahasa berbasis teknologi.
Selama empat hari pelaksanaan, tim melakukan pengumpulan data dari sejumlah narasumber dan lokasi di Kabupaten Lombok Tengah. Pada hari pertama, tim mengunjungi Desa Bonjeruk dan memperoleh naskah dongeng serta rekaman mendongeng berbahasa Sasak dari Yuyun Setiawati.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan mengunjungi Lalu Imam Sadikin yang menyerahkan berbagai naskah drama dan film berbahasa Sasak hasil produksinya. Tim juga mendatangi Desa Darmaji untuk menghimpun data dari Syahirul Alim, seorang sutradara teater dan film berbahasa Sasak.
Pada hari ketiga, pengumpulan data dilakukan di Desa Pelambik melalui Awaludin. Dari narasumber tersebut, tim memperoleh teks dongeng yang terdapat dalam buku muatan lokal serta rekaman bekayat berbahasa Sasak yang menambah keragaman data korpus.
Sementara pada hari terakhir, tim melakukan penelusuran koleksi di Dinas Perpustakaan Lombok Tengah untuk mencari berbagai buku berbahasa Sasak. Pengumpulan data kemudian ditutup dengan menemui Lalu Muhammad Gitan Prahana yang memberikan tambahan data berupa lirik lagu berbahasa Sasak.
Balai Bahasa Provinsi NTB menilai pengumpulan korpus bahasa daerah menjadi langkah penting dalam mendokumentasikan kekayaan bahasa Sasak. Ke depan, korpus tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk penelitian kebahasaan, pengembangan kamus digital, penerjemahan, serta mendukung pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang menggunakan data bahasa daerah sebagai sumber pembelajaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....