Balai Bahasa NTB Turun ke Sekolah-Sekolah di Sumbawa, Kenalkan UKBI Adaptif
- 29 Mei 2026 15:23 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Diseminasi dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif di Kabupaten Sumbawa yang dipusatkan di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah IV Sumbawa pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti 23 sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat.
Pelaksanaan kegiatan dibagi di dua lokasi, yakni Aula KCD Cabang IV Sumbawa untuk peserta SMA/SMK sederajat dan Aula SMPN 1 Sumbawa bagi peserta SD dan SMP sederajat. Peserta yang hadir terdiri dari kepala sekolah, guru lintas mata pelajaran, guru bahasa Indonesia, hingga unsur dinas pendidikan.
Kepala Cabang Dinas DIKPORA IV Sumbawa, Junaidi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui penguatan literasi dan kompetensi kebahasaan tenaga pendidik.
“Kami sangat mengapresiasi positif kegiatan ini. Kami juga mengharapkan kerja sama antara Balai Bahasa Provinsi NTB dan para kepala sekolah, guru, serta dinas berjalan dengan baik,” ujarnya.
Narasumber kegiatan, Kasman, menilai kemampuan berbahasa Indonesia para guru perlu terus diperkuat, terutama di tengah tuntutan pembelajaran berbasis literasi.
“Para guru harus memiliki kecakapan dalam penguasaan bahasa Indonesia. Salah satu caranya adalah melakukan tes UKBI bagi guru,” katanya.
Usai kegiatan diseminasi, tim Balai Bahasa NTB melanjutkan rangkaian kegiatan ke sejumlah sekolah di Kabupaten Sumbawa. Pada 21 Mei 2026, kegiatan dilaksanakan di SMPN 1 Sumbawa, SMPN 4 Sumbawa, SDN Kerato, dan SDN 2 Sumbawa. Kemudian pada 22 Mei 2026, kegiatan berlanjut di SDN 1 Sumbawa, SMAN 2 Sumbawa, dan SMP IT Samawa Cendikia.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir pada 23 Mei 2026 di SMPN 3 Sumbawa. Selain mengenalkan UKBI Adaptif, Balai Bahasa NTB juga memberikan penyuluhan terkait penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan pendidikan.
Materi tersebut ditujukan untuk memperkuat kompetensi kebahasaan kepala sekolah, guru, maupun siswa sebagai bagian dari upaya membangun budaya literasi di sekolah.
Bagi Balai Bahasa Provinsi NTB, UKBI tidak hanya menjadi alat ukur kemampuan berbahasa, tetapi juga bagian dari penguatan literasi pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, sekolah diharapkan mampu membangun budaya berpikir kritis dan komunikatif melalui penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....