Google Translate Rayakan 20 Tahun, Kini Didukung AI dan Fitur Latihan Pengucapan

  • 13 Mei 2026 12:46 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Dua puluh tahun bukan waktu yang singkat. Google Translate, aplikasi penerjemah yang kini digunakan lebih dari satu miliar orang setiap bulan, resmi merayakan ulang tahunnya yang ke-20 pada April 2026.

Dilansir dari blog resmi Google, perjalanan Google Translate dimulai pada 2006 sebagai eksperimen kecil berbasis pembelajaran mesin. Kini, layanan ini telah berkembang menjadi alat penerjemah global yang mendukung hampir 250 bahasa dan lebih dari 60.000 pasangan bahasa, termasuk bahasa-bahasa yang terancam punah dan bahasa daerah. Angka tersebut mencakup sekitar 95 persen populasi dunia.

Untuk merayakan momen bersejarah ini, Google meluncurkan fitur baru bernama pronunciation practice atau latihan pengucapan di aplikasi Google Translate untuk Android. Fitur ini menggunakan AI untuk menganalisis ucapan pengguna dan memberikan umpan balik secara langsung, sehingga pengguna bisa berlatih pengucapan sebelum mencoba berbicara dalam situasi nyata. Saat ini fitur tersebut tersedia di Amerika Serikat dan India dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Hindi.

Masih dilansir dari blog resmi Google, setiap bulan pengguna menerjemahkan sekitar satu triliun kata melalui berbagai layanan Google, mulai dari Translate, Search, Lens, hingga Circle to Search. Jumlah teks yang diterjemahkan itu setara dengan bacaan selama 12.000 tahun jika dibaca tanpa henti.

Google juga mengungkap sejumlah fakta menarik seputar kebiasaan pengguna. Sekitar sepertiga pengguna Google Translate di perangkat mobile menggunakan aplikasi ini untuk belajar bahasa baru, bukan sekadar menerjemahkan teks. Bahkan hampir separuh pengguna fitur Practice mingguan memanfaatkannya untuk berlatih berbicara.

Yang tak kalah menarik, frasa yang paling sering diterjemahkan di Google Translate bukanlah istilah bisnis atau teknis, melainkan ungkapan sederhana seperti “Thank you”, “How are you?”, “I love you”, dan “Hello” — membuktikan bahwa di balik semua teknologi canggih, manusia tetap menggunakan terjemahan untuk hal yang paling mendasar: terhubung satu sama lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....