Dies Natalis ke-28, FTP UB Transformasi Nama Baru

  • 27 Jan 2026 13:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang : Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) menggelar Rapat Senat Terbuka sebagai puncak rangkaian Dies Natalis ke-28 di Gedung Samantha Krida UB, Selasa (27/1/2026). Pada kesempatan tersebut, FTP UB juga meluncurkan perubahan nama fakultas menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB).

“Transformasi ini mencerminkan penguatan visi FTP UB dalam mengintegrasikan keilmuan agroindustri dan biosistem secara komprehensif. Selain itu, turut diluncurkan buku chapter ber-ISBN sebagai bagian dari kontribusi akademik dosen,” kata Dekan FTP UB, Prof. Yusuf Hendrawan saat ditemui di sela kegiatan.

Kegiatan  yang mengusung tema “Bersinergi dalam Inovasi Agroindustri dan Biosistem: Berintegritas dan Berdampak Nyata untuk Indonesia Maju” ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen FTP UB dalam mengembangkan inovasi agroindustri dan biosistem yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Rapat Senat Terbuka menghadirkan orasi ilmiah dari Prof. Yusuf Wibisono, pakar biomaterial membran dari bidang teknik bioproses. 

“Orasi tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif sivitas akademika dalam pengembangan riset dan teknologi berbasis biosistem yang berkelanjutan,” kata Prof. Yusuf

Menurut Prof. Yusuf, kepanitiaan Dies Natalis ke-28 berasal dari Departemen Teknik Biosistem. Hal ini sekaligus menjadi penguat kerja sama FTP UB dengan sejumlah mitra internasional, antara lain Shibuya Shiki Jepang yang bergerak di bidang teknologi grading buah, Kubota Machinery dalam pengembangan mesin pengolahan produk tebu, serta IDEA AI dari Australia terkait pengembangan aplikasi dan sertifikasi kecerdasan buatan (AI) bertaraf internasional.

“Ke depan, kami akan mengembangkan aplikasi-aplikasi AI yang lebih maju untuk mendukung sektor agroindustri dan biosistem,” ujar Prof. Yusuf.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo memberikan apresiasi tinggi atas capaian dan kontribusi FTP UB. Ia menilai transformasi nama fakultas merupakan langkah strategis yang sejalan dengan dinamika keilmuan dan kebutuhan masyarakat.

“Fakultas Teknologi Pertanian UB memiliki sumber daya manusia yang sangat kuat, baik dari sisi dosen, tenaga kependidikan, maupun para profesor. FTP UB juga dikenal sebagai salah satu fakultas teknologi pertanian terbaik di Indonesia, dengan tata kelola yang baik dan diakui hingga memperoleh penghargaan dari kementerian,” ungkap Prof. Widodo.

Ia menambahkan, banyak dosen FTP UB yang berperan strategis tidak hanya di tingkat fakultas, tetapi juga di level universitas, seperti menduduki jabatan pimpinan, direktur, hingga kepala unit pelaksana teknis. 

Selain unggul dalam publikasi internasional dan penulisan buku, FTP UB juga dinilai konsisten menghasilkan teknologi tepat guna yang langsung dimanfaatkan masyarakat.

“Keunggulan FTP UB terletak pada kemampuannya mengangkat persoalan nyata di masyarakat dan menghadirkan solusi berbasis riset. Inilah bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi bagi pembangunan nasional hingga global,” tegasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....