Lumajang Perkuat Toleransi, FKUB Siapkan Kemah Moderasi Beragama untuk Pemuda

  • 10 Jul 2026 21:03 WIB
  •  Jember

RRI.CI.ID,Limajang- Kerukunan umat beragama menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat kolaborasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk merawat kehidupan masyarakat yang damai, toleran, dan harmonis.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, bersama jajaran pengurus FKUB Kabupaten Lumajang di Ruang Kerja Wakil Bupati, Kamis (9/7/2026).

Dalam pertemuan itu, FKUB memaparkan sejumlah agenda strategis masa bakti 2026–2030, di antaranya rencana pengukuhan kepengurusan baru, usulan penyediaan sekretariat dan kendaraan operasional, hingga pelaksanaan Kemah Moderasi Beragama yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026 di kawasan Glagah Arum, Kecamatan Senduro.

Kegiatan tersebut akan melibatkan pemuda lintas agama sebagai ruang membangun dialog, memperkuat toleransi, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Lumajang.

FKUB juga mengusulkan penguatan kolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lumajang dalam program pencegahan radikalisme, peningkatan literasi digital, serta edukasi masyarakat mengenai penggunaan media sosial yang bijak melalui rumah-rumah ibadah dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Lumajang menyampaikan apresiasi atas peran FKUB yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah melalui penguatan kerukunan umat beragama.

"FKUB memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama. Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen mendukung berbagai program FKUB karena kerukunan merupakan fondasi penting bagi terciptanya pembangunan daerah yang aman, damai, dan kondusif," ujar Yudha.

Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dirawat melalui komunikasi, dialog, dan kolaborasi antarelemen masyarakat. Ketika kerukunan terjaga, masyarakat akan memiliki ruang yang lebih kondusif untuk belajar, bekerja, berusaha, dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus memperkuat sinergi bersama FKUB, Kesbangpol, Kementerian Agama, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan program moderasi beragama, memperluas literasi digital, serta mencegah penyebaran paham radikal yang berpotensi mengganggu persatuan masyarakat.

Melalui kolaborasi yang semakin erat, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai modal utama mewujudkan daerah yang aman, inklusif, dan harmonis. (MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ydc/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....