DJKN dan KPKNL Metro Sosialisasikan Layanan SOLID Lelang

  • 10 Jul 2026 19:11 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Lampung dan Bengkulu bersinergi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Metro melaksanakan kegiatan Pembinaan, Sosialisasi, dan Edukasi terkait inovasi layanan SOLID Lelang. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan prosedur lelang negara secara digital, meningkatkan transparansi pelayanan, serta mendorong pencapaian target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di wilayah kerja Provinsi Lampung.

Kegiatan sosialisasi ini menyasar para pemangku kepentingan, perbankan, instansi pemerintah, dan masyarakat umum agar lebih memahami prosedur lelang yang aman dan akuntabel melalui Portal Lelang Indonesia (lelang.go.id). Dalam forum tersebut, tim dari DJKN dan KPKNL memaparkan berbagai fitur kemudahan akses digital yang ditawarkan, sehingga masyarakat dan instansi pemohon lelang dapat memantau hingga mengikuti proses lelang secara daring tanpa harus hadir secara fisik.

Kepala Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu, Windraty Ariane Siallagan menekankan bahwa edukasi publik sangat penting di tengah maraknya modus kejahatan siber yang mengatasnamakan instansi lelang negara.

"Kami terus berupaya mendekatkan layanan kepada masyarakat melalui sistem digital yang terintegrasi, namun edukasi juga sangat krusial agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran lelang palsu harga murah yang beredar di media sosial atau pesan singkat," Ucapnya, 10 Juli 2026

Ia menambahkan, seiring dengan transformasi digital di lingkungan Kementerian Keuangan, inovasi sistem lelang daring ini telah terbukti efektif menutup celah kecurangan, praktik percaloan, dan konflik kepentingan. Masyarakat luas diimbau untuk selalu mengingat prinsip dasar lelang negara yang sah, yakni seluruh penyetoran uang jaminan penawaran lelang mutlak menggunakan sistem Virtual Account (VA) resmi, bukan melalui transfer ke rekening pribadi pihak mana pun.

Ia berharap melalui terselenggaranya pembinaan dan edukasi SOLID Lelang ini, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat terjalin semakin kuat demi mewujudkan tata kelola kekayaan negara yang profesional. Ke depannya, sosialisasi pencegahan penipuan lelang dan pengenalan inovasi layanan ini akan terus digencarkan sebagai wujud komitmen nyata pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan pelayanan prima bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....