PKK Lumajang Perkuat Literasi Digital Kader
- 29 Apr 2026 10:14 WIB
- Jember
RRI.CO.ID,Lumajang- Transformasi digital yang kian pesat mendorong Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang mengambil langkah progresif dalam melindungi masyarakat. Melalui penguatan kapasitas kader, PKK tidak hanya merespons ancaman perdagangan orang, tetapi juga membangun ketahanan sosial berbasis literasi digital.
Dalam kegiatan Penguatan Kader Pokja 1 yang digelar di Kecamatan Kedungjajang, Selasa (28/4/2026), para kader dibekali kemampuan baru untuk memahami dinamika kejahatan yang kini semakin berkembang di ruang digital.
Ketua TP PKK Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa perubahan modus kejahatan justru menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas peran kader di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang ancaman, tetapi tentang bagaimana kita memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih cerdas dan tanggap. Kader harus mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman yang benar,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai tawaran pekerjaan maupun bantuan yang beredar di media sosial dapat menjadi peluang sekaligus risiko. Dengan literasi digital yang kuat, masyarakat diharapkan mampu memilah informasi serta menghindari jebakan yang merugikan.
Pendekatan yang dilakukan PKK Lumajang menitikberatkan pada edukasi yang adaptif dan berkelanjutan. Kader tidak hanya dilatih mengenali potensi bahaya, tetapi juga dibekali keterampilan komunikasi agar mampu menyampaikan pesan secara efektif di tingkat keluarga.
Langkah ini menjadikan kader PKK sebagai agen perubahan yang aktif, tidak hanya dalam pencegahan, tetapi juga dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Kader adalah penghubung utama di lingkungan keluarga. Ketika mereka kuat, maka masyarakat juga akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk di era digital,” tambahnya.
Lebih jauh, penguatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem deteksi dini berbasis komunitas. Dengan kehadiran kader di tengah masyarakat, potensi risiko dapat dikenali lebih cepat dan ditangani secara tepat.
PKK Lumajang pun mendorong kolaborasi lintas sektor agar edukasi yang diberikan semakin luas dan berdampak. Sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat diyakini menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berdaya.
Melalui langkah ini, Lumajang tidak hanya merespons perkembangan kejahatan, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam menciptakan masyarakat yang cerdas digital, tangguh, dan saling melindungi. Upaya ini sekaligus menjadi contoh bahwa penguatan kapasitas manusia adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. (Kominfo-lmj/Ard)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....