BHS Usulkan Lintasan Ketapang-Lembar Diaktifkan Kembali
- 12 Jul 2026 01:51 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengusulkan pemerintah mengaktifkan kembali lintasan penyeberangan Ketapang-Lembar sebagai upaya mengurangi kepadatan di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Usulan tersebut disampaikan usai berdialog dengan PT ASDP Indonesia Ferry, Gapasdap, Aptrindo, Organda, Dinas Perhubungan Jawa Timur, dan sejumlah pemangku kepentingan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu 11 Juli 2026.
Menurut Bambang Haryo Soekartono atau BHS, pengaktifan kembali lintasan Ketapang-Lembar dapat menjadi jalur alternatif bagi angkutan logistik maupun penumpang. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang menuju Bali dan Nusa Tenggara.
"Tadi sudah disepakati bahwa lintasan Ketapang-Lembar akan diaktifkan kembali. Kami akan mengusulkan kepada pemerintah supaya dapat direalisasikan sehingga bisa menjadi solusi mengurangi kemacetan di lintasan Ketapang-Gilimanuk," kata Bambang Haryo Soekartono, Sabtu 11 Juli 2026.
BHS menjelaskan, pembukaan kembali lintasan Ketapang-Lembar juga diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata. Menurutnya, kemacetan yang terjadi secara berkepanjangan tidak hanya menghambat arus logistik, tetapi juga memengaruhi kenyamanan perjalanan wisatawan menuju Bali.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan, mengatakan kemacetan di Pelabuhan Ketapang telah menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi perusahaan angkutan maupun pengemudi truk. Kondisi tersebut membuat distribusi barang menjadi tidak efisien karena waktu tunggu di pelabuhan meningkat drastis.
"Kemacetan di Pelabuhan Ketapang menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi pengusaha angkutan maupun sopir. Waktu tempuh yang seharusnya satu hari bisa menjadi tiga sampai lima hari karena harus mengantre di pelabuhan," ujar Gemilang Tarigan.
Menurut Gemilang, pengoperasian kembali lintasan Ketapang-Lembar dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan kendaraan di lintasan utama Ketapang-Gilimanuk. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan usulan tersebut agar distribusi logistik kembali lancar dan biaya operasional angkutan tidak terus meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....