BRMP Kaltim Perkuat Sinergi Modernisasi Pertanian di Kutai Barat

  • 16 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur terus memperkuat langkah strategis dalam mendukung peningkatan produksi pertanian melalui penerapan Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) serta pendampingan bantuan pemerintah (banper). Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan koordinasi dan sosialisasi yang digelar bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sebagai bagian dari percepatan program strategis Kementerian Pertanian.

Kegiatan koordinasi penerapan PM-AAS dan pendampingan bantuan pemerintah berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat, Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan sinergi antara BRMP Kalimantan Timur, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para pemangku kepentingan dalam memastikan program modernisasi pertanian dapat berjalan secara optimal.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala BRMP Kalimantan Timur, Dr. Ahmad Subhan, M.Sc, dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat, Dr. Ir. Stepanus Alexander Samson, M.Si., M.Sc. Kehadiran kedua pimpinan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan kapasitas pelaku usaha tani.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi dari Tim Pendampingan Modernisasi Pertanian mengenai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 02 Tahun 2026 serta tata cara pengajuan bantuan pemerintah. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para penyuluh dan kelompok tani terkait mekanisme pelaksanaan program serta pemanfaatan bantuan secara tepat sasaran.

Kepala BRMP Kalimantan Timur, Dr. Ahmad Subhan, M.Sc, menyampaikan bahwa penerapan pertanian modern membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar inovasi dan teknologi pertanian dapat diterapkan secara efektif di lapangan.

"Melalui koordinasi, monitoring, dan pendampingan yang berkelanjutan, BRMP Kalimantan Timur berupaya memastikan penerapan PM-AAS serta bantuan pemerintah berjalan tepat sasaran sehingga mampu mendukung peningkatan produksi pertanian," ujar Ahmad Subhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat, Dr. Ir. Stepanus Alexander Samson, M.Si., M.Sc, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan petani dalam mengawal program modernisasi pertanian agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Penguatan koordinasi dan pendampingan menjadi kunci agar program pertanian modern dapat diterapkan dengan baik serta memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani," kata Stepanus Alexander Samson.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran penyuluh pertanian Provinsi Kalimantan Timur, tim kerja penyuluh, koordinator penyuluh (Korluh), serta Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Kutai Barat. Kehadiran para penyuluh menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendampingan dan penerapan teknologi pertanian di tingkat petani.

BRMP Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani dalam mengawal implementasi PM-AAS serta penyaluran bantuan pemerintah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan guna mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....