Lirik Lagu "Tiba-Tiba Kau" - DNANDA
- 17 Jul 2026 19:43 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Penyanyi solo DNANDA kembali meramaikan industri musik Indonesia dengan merilis single terbarunya yang berjudul "Tiba-Tiba Kau". Lagu ini resmi tersedia di berbagai platform musik digital pada Rabu, 15 Juli 2026.
Dalam rilis resmi Sony Music Entertainment Indonesia, DNANDA mengangkat kisah tentang seseorang yang hadir secara tidak terduga, kemudian menghilang tanpa penjelasan. Cerita tersebut dikenal sebagai ghosting atau hubungan yang berakhir tanpa kepastian.
Iamengungkapkan bahwa tema lagu ini berangkat dari pengalaman yang mungkin pernah dialami banyak orang. Kehadiran seseorang yang semula memberikan harapan, namun meninggalkan berbagai pertanyaan yang belum terjawab menjadi inti cerita dalam lagu tersebut.
Ia menuturkan proses penulisan lagu ini berlangsung relatif singkat. Penyanyi asal Dumai, Riau, itu menyelesaikan lagu tersebut dalam waktu sekitar dua jam dengan menyusun melodi terlebih dahulu sebelum melengkapi liriknya.
| Baca juga: Tyla Rilis Single Baru “Is It Love” |
Berbeda dengan karya-karyanya terdahulu, DNANDA memilih menggunakan gaya penulisan lirik yang lebih estetik dan tidak sepenuhnya lugas. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bentuk eksplorasi baru untuk menghadirkan warna yang berbeda tanpa menghilangkan kedekatan cerita dengan kehidupan pendengar.
Sejak diperkenalkan melalui media sosial dan platform digital, "Tiba-Tiba Kau" memperoleh respons positif dari para pendengar. Banyak warganet memberikan apresiasi terhadap tema lagu yang dinilai relevan dengan pengalaman hubungan masa kini, sekaligus menyukai nuansa musik yang lebih segar dibandingkan rilisan sebelumnya.
Berikut ini merupakan lirik lagu "Tiba-Tiba Kau" - DNANDA.
Kau datang tanpa suara,
membawa hangat di dada.
Kutatap, tapi kutahu,
tak ada aku disana.
Musim berganti rasa,
namun rinduku tak reda.
Aku hanya sisa cerita,
yang tak sempat kau baca.
Cintamu bagai hujan,
di kemarau yang panjang.
Datangnya tak kupinta,
pergi tak sempat kugenggam.
Lemah hatiku diam,
bertanya pada malam.
Apakah ini cinta,
yang dikata orang?
Musim berganti rasa,
namun rinduku tak reda.
Aku hanya sisa cerita,
yang tak sempat kau baca.
Ooo yeah..
Cintamu bagai hujan,
di kemarau yang panjang.
Datangnya tak kupinta,
pergi tak sempat kugenggam.
Lemah hatiku diam,
bertanya pada malam.
Apakah ini cinta,
yang dikata orang?
Apakah ini cinta,
yang dikata orang?
Apakah ini cinta,
yang dikata orang?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....