Lirik Lagu "Di Seberang" - Lomba Sihir

  • 15 Jul 2026 11:13 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Grup musik Lomba Sihir kembali merilis karya terbarunya berjudul "Di Seberang" pada Rabu, 15 Juli 2026 melalui label Sun Eater. Lagu ini pembuka menuju perilisan album "Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi" yang dijadwalkan hadir pada 4 September 2026.

Lagu ini mengangkat tema tentang kehidupan yang harus terus berjalan setelah seseorang kehilangan orang yang dicintai. Lagu ini bercerita tentang bagaimana rasa kehilangan, proses menerima kenyataan, dan harapan dapat hadir secara bersamaan dalam perjalanan hidup seseorang.

Dalam rilis resmi yang diterima RRI pada Selasa, 14 Juli 2026. Lomba Sihir menghadirkan nuansa alternative rock dengan permainan gitar berdistorsi yang lebih menonjol dibanding beberapa karya mereka sebelumnya. Karakter musik yang lebih keras dipadukan dengan lirik yang reflektif yang menjadi ciri khas baru Lomba Sihir.

Lagu ini ditulis oleh Natasha Udu, Rayhan Noor, Enrico Octaviano, Tristan Juliano, dan Baskara Putra atau Hindia. Selain itu, mereka juga melibatkan Rishanda Singgih sebagai pemain bas tamu untuk memperkuat warna musik yang dihadirkan dalam lagu tersebut.

Lagu ini juga mengandung pesan keberanian menghadapi kenyataan ketika kehilangan menjadi bagian dari kehidupan. Lagu ini juga menggambarkan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi hal-hal yang tidak dapat diprediksi.

Kehadiran lagu ini menjadi langkah awal menuju album "Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi" yang akan mengeksplorasi cerita-cerita yang lebih personal. Lomba Sihir berharap lagu ini dapat menemani pendengar yang sedang menghadapi kehilangan maupun berbagai fase kehidupan lainnya.

Berikut ini merupakan lirik lagu "Di Seberang" - Lomba Sihir.

Bertahun yang lalu, berjanji bersatu, aku dan dirimu, keluargaku dan kamu

Sejak saat itu ku bertanya, apakah kita kuat selamanya?

Bertahun yang lalu, di rumah yang baru, cukup sederhana, kau bawa barangmu

Sejak saat itu ku bertanya, akankah kita pindah ke mana?

Pertanyaan, pencarian

Kecil-kecil ini, kadang menggelitik

Jika nanti ku tak ada

Janjikan diriku bahwa kau kan belajar

Menyeberang jalan sendirian, mengemudikan kendaraan

Pasang rem di belanja pakaian, ingat diriku di kesunyian

Siapa yang lebih dulu? Aku atau kamu? Apa yang kau bilang saat kembali bertemu?

Jika kamu, ku kan baik-baik saja, jika aku, kau kan baik-baik saja

Kita tahu cinta ini tembus ruang dan waktu, di sepanjang langkahmu walau raga tak di situ

Jika kamu percaya maka ku juga, jika aku tak ada, tak apa

Mungkin di bumi lain, dimensi yang baru

Tak perlu ada perpisahan yang memilukan

Namun semеntara waktu di dunia ini

Kita ukir cerita yang terbaik

‘Tuk kita lanjutkan nanti atau sekеdar jadi sejarah di sini

Selama denganmu (Selama denganmu, aku tak masalah)

Siapa yang lebih dulu? Aku atau kamu? Apa yang kau bilang saat kembali bertemu?

Jika kamu, ku kan baik-baik saja, jika aku, kau kan baik-baik saja

Kita tahu cinta ini tembus ruang dan waktu, di sepanjang langkahmu walau raga tak di situ

Jika kamu percaya maka ku juga, jika aku tak ada, tak apa

Oh, genggam tanganku saat nanti bertemu lagi

Ku kan bantu kau menyeberang jalan, sekali lagi

Oh, genggam tanganku saat nanti bertemu lagi

Ku kan bantu kau menyeberang jalan, sekali lagi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....