“Sampai Kapan Kupendam”, Suara Hati Pencinta yang Tak Pernah Berani Mengungkapkan

  • 29 Mei 2026 12:26 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Asbak Band kembali merilis karya terbaru berjudul “Sampai Kapan Kupendam”, sebuah lagu pop alternatif yang mengangkat kisah pergulatan batin seseorang yang memilih mencintai dalam diam karena kesulitan mengungkapkan perasaannya.

Single tersebut menjadi gambaran jujur tentang sosok introvert yang menyimpan rasa begitu dalam, namun tidak memiliki keberanian untuk mengatakannya secara langsung. Melalui lirik sederhana namun penuh makna, Asbak Band mencoba menyuarakan pengalaman emosional yang dekat dengan kehidupan banyak orang.

Salah satu penggalan lirik yang menjadi inti pesan lagu tersebut yakni, “ingin mengungkapkan, tapi tak ada nyali tuk ungkapkan”. Lirik itu menggambarkan konflik batin antara keinginan menyampaikan cinta dan ketakutan untuk mengungkapkannya.

Jovan, yang turut menulis lagu tersebut, mengatakan “Sampai Kapan Kupendam” dibuat untuk mereka yang terlalu lama menyimpan rasa hingga akhirnya hanya mampu mempertanyakan kapan keberanian itu datang.

“Lagu ini ditulis untuk mereka yang menyimpan rasa terlalu lama, sampai akhirnya hanya bisa bertanya pada diri sendiri, kapan keberanian itu akan datang,” ujar Jovan dalam keterangan resminya untuk RRI Malang.

Nuansa pop alternatif dibalut aransemen medium beat dalam lagu ini dinilai mampu memperkuat penyampaian emosi yang mendalam. Asbak Band juga menghadirkan pendekatan musikal yang lebih segar tanpa meninggalkan identitas musik mereka yang telah dikenal sejak awal kemunculannya.

“Sampai Kapan Kupendam” merupakan satu dari enam lagu yang tergabung dalam EP terbaru Asbak Band yang rampung pada 2026. Seluruh lagu dalam EP tersebut dirilis secara bertahap sebagai strategi untuk menjangkau pendengar lebih luas.

Sebelumnya, Asbak Band telah lebih dulu merilis dua single bertajuk “Izinkan Aku Menjagamu” dan “Tertunda Bukan Akhir” pada April dan Mei 2026. Lagu-lagu tersebut dipilih untuk merepresentasikan arah musikal terbaru mereka yang lebih fresh namun tetap familiar bagi penikmat musik Indonesia.

“Lagu-lagu yang ada di EP ini jadi simbol kalau kami masih ada, masih konsisten, dan terus berkembang tanpa kehilangan jati diri,” kata Capoenk.

Saat ini Asbak Band diperkuat oleh Capoenk sebagai gitaris, Jovan sebagai vokalis, dan Gondray sebagai bassist. Formasi tersebut diputuskan setelah band tersebut menghadapi berbagai dinamika internal sejak 2022.

Menurut Jovan, Asbak Band bukan sekadar grup musik, melainkan perjalanan panjang yang telah menjadi bagian hidup para personelnya.

“Buat kami, Asbak bukan sekadar band, tapi perjalanan panjang yang sudah jadi bagian hidup. Jadi kami sepakat untuk terus jalan, apapun tantangannya,” ujarnya.

Asbak Band sendiri telah berdiri sejak 13 Januari 2008 dan dikenal sebagai grup yang aktif bereksplorasi dalam karya-karyanya. Pada masa debut, mereka sempat meraih perhatian publik lewat single “Membuatmu Cinta Padaku” yang masuk jajaran top chart dan menjadi Nada Sambung Pribadi (NSP) favorit pada masanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....