Integrasi Disney+ dan Hulu: Aplikasi Mandiri Batal Dihapus

  • 20 Mei 2026 09:05 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Los Angeles, Perusahaan hiburan global Disney mengklarifikasi kelanjutan lini masa penggabungan platform Disney+ dan Hulu yang sempat memicu spekulasi penghapusan aplikasi. Pihak manajemen menegaskan bahwa langganan Hulu secara mandiri (stand-alone) akan tetap tersedia bagi pengguna di wilayah Amerika Serikat.

Dilansir dari ScreenRant, Selasa, 19 Mei 2026, perwakilan resmi Disney menyatakan jika saat ini tidak ada rencana untuk menghapus atau menghentikan operasional aplikasi Hulu secara total. Pernyataan ini sekaligus memperbarui pengumuman Agustus 2025 lalu yang sempat menyatakan aplikasi Hulu akan dihapus sepenuhnya pada tahun ini.

Meski aplikasi mandiri tetap dipertahankan, proyek konsolidasi kedua layanan streaming raksasa tersebut dipastikan terus berjalan secara bertahap. Mulai pekan ini, para pelanggan paket bundle Disney+ dan Hulu sudah dapat menyinkronkan seluruh riwayat tontonan, daftar putar, hingga rekomendasi film antar-platform.

Namun, fitur sinkronisasi profil otomatis ini baru tersedia secara terbatas untuk pengguna paket standar. Pelanggan paket Hulu+ Live TV, paket bundle dengan HBO Max, maupun akun profil anak di bawah usia 18 tahun dilaporkan belum bisa menikmati fasilitas integrasi tersebut.

Sebagai bagian dari strategi penyelarasan, pelanggan reguler Hulu kini diizinkan masuk ke aplikasi Disney+ menggunakan akun lama mereka. Akses ini membuka peluang bagi pengguna untuk menikmati seluruh konten Hulu di dalam ekosistem Disney+, ditambah beberapa sampel konten pilihan dari ESPN.

Langkah pemberian sampel konten gratis ini sengaja dirancang untuk menarik minat pelanggan agar mau beralih ke paket langganan gabungan yang lebih mahal. Strategi serupa sebelumnya telah diterapkan pada pengguna Disney+ yang disuguhi beberapa musim awal serial populer Hulu seperti The Bear dan Only Murders in the Building.

Fenomena merger platform digital belakangan ini kian marak terjadi di tengah persaingan ketat industri layanan hiburan pengaliran (streaming). Langkah Disney mengonsolidasikan asetnya ini serupa dengan pola integrasi Showtime ke dalam Paramount+ demi efisiensi biaya operasional perusahaan.

Bagi konsumen yang enggan berpindah ke aplikasi baru, bertahannya Hulu sebagai aplikasi mandiri menjadi kabar baik yang melegakan. Walau demikian, target jangka panjang Disney tetap mengarah pada pembentukan satu ekosistem tunggal yang memaksa pengguna membayar kedua layanan sekaligus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....