Kacang batu menjadi salah satu camilan tradisional

  • 30 Apr 2026 10:53 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Kacang batu menjadi salah satu camilan tradisional yang selalu hadir di meja tamu saat perayaan Hari Raya Idul fitri maupun Idul adha. Di Ranai, kacang batu kerap diolah menjadi kue atau camilan renyah untuk mengisi toples dan disajikan kepada keluarga serta tamu yang datang bersilaturahmi.

Memiliki tekstur keras di bagian luar namun gurih saat dikonsumsi, kacang batu cukup digemari berbagai kalangan. Rasanya yang khas membuat camilan ini tetap diminati meski banyak pilihan makanan modern lainnya.

pedagang di Ranai Ani mengaku kacang batu menjadi salah satu makanan wajib saat hari raya. Selain tahan lama, kacang batu juga dinilai praktis untuk disimpan dalam toples dan bisa dinikmati kapan saja selama momen lebaran.

“Kalau lebaran belum lengkap rasanya kalau belum ada kacang batu di rumah,” ujarnya

Biasanya, kacang batu dijual dalam jumlah kilogram maupun kemasan kecil di pasar tradisional menjelang hari besar keagamaan. Permintaan pun cenderung meningkat saat mendekati Idul fitri dan Idul adha, karena banyak masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan suguhan untuk tamu.

Selain dijadikan camilan, kacang batu juga dianggap sebagai bagian dari tradisi sederhana masyarakat dalam menyambut hari kemenangan dan mempererat kebersamaan keluarga.

Hingga kini, keberadaan kacang batu tetap bertahan sebagai salah satu pilihan isi toples favorit yang selalu hadir di tengah suasana hangat perayaan lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....