Film Dokumenter BTS Terinspirasi dari Mitologi Yunani
- 25 Mar 2026 19:30 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Setelah penantian panjang selama hampir empat tahun, ikon K-pop global, BTS, akhirnya resmi kembali sebagai grup utuh. Menandai momen bersejarah ini, sebuah film dokumenter orisinal Netflix berjudul BTS: The Return akan siap tayang pada 27 Maret 2026.
Menariknya, film ini tidak hanya sekadar dokumentasi di balik layar saja, melainkan sebuah narasi megah yang terinspirasi oleh sastra klasik Yunani. Sutradara dari film dokumenter tersebut, Bao Nguyen, mengungkapkan bahwa inspirasi utama film ini berasal dari mahakarya Homer, penulis legendaris Yunani Kuno, yang berjudul The Odyssey.
Nguyen menyandingkan perjalanan BTS dengan kisah Odysseus, raja Ithaca yang harus menempuh perjalanan penuh rintangan selama sepuluh tahun untuk kembali pulang setelah Perang Troya. Mengutip dari Variety, BTS: The Return menggambarkan BTS sebagai Odysseus.
Masa wajib militer dan hiatus mereka diasosiakan sebagai bentuk "perang" atau pengabdian yang memisahkan mereka dari rumah (panggung). Sementara itu, ARMY, sebutan untuk para penggemar setia BTS diibaratkan sebagai Penelope, yang dengan sabar dan setia menunggu pahlawannya kembali pulang.
Salah satu momen paling mendalam dalam film ini adalah diskusi filosofis antara sang sutradara dengan RM. Leader dari BTS tersebut membahas dua konsep waktu dalam bahasa Yunani, yaitu Chronos dan Kairos.
Chronos adalah waktu yang diukur secara linear dan berurutan (detik, menit, jam). Sementara Kairos adalah momen yang tepat, krusial atau waktu yang memiliki makna mendalam.
Bagi BTS, kembalinya mereka bukan sekadar soal hitungan kalender (Chronos), melainkan tentang menemukan momen yang tepat (Kairos) untuk bersatu kembali dan menciptakan karya yang bermakna. Film dokumenter ini juga menyoroti proses kreatif di balik album ke-5 mereka.
Album yang bertajuk ARIRANG ini telah dirilis pada 20 Maret 2026 lalu. Nantinya, penonton akan diajak melihat reuni ke-7 anggota di Los Angeles pada musim panas 2025, kemudian berlanjut ke momen mereka saat tinggal bersama kembali dalam satu atap untuk merekam 14 lagu baru sekaligus juga akan diajak untuk menyaksikan tantangan emosional dan keraguan yang mereka rasakan saat harus memulai kembali karir setelah jeda yang cukup lama.
Pada akhirnya, The Return bukan sekadar film tentang musik, melainkan surat cinta bagi mereka yang telah menunggu. Seperti Odysseus yang selalu tahu jalan pulang ke Ithaca, BTS membuktikan bahwa sejauh apa pun mereka melangkah, rumah mereka yang sebenarnya adalah panggung dan pelukan hangat para penggemarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....