Museum Musik Jadi Penjaga Nada Bangsa
- 02 Mar 2026 20:54 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Museum Musik Indonesia (MMI) memiliki peran penting dalam menjaga memori dan perjalanan sejarah musik Indonesia di tengah derasnya arus digitalisasi. Keberadaan museum dinilai menjadi penopang identitas budaya bangsa agar karya musik tidak hilang ditelan zaman.
Kepala Museum Musik Indonesia Ratna Sakti Wulandari kepada rri.co.id menjelaskan, platform digital memang memudahkan distribusi musik, namun tidak sepenuhnya menjamin keberlangsungan arsip jangka panjang. Banyak karya musik kini tidak lagi memiliki bentuk fisik yang dapat disimpan sebagai referensi sejarah.
Menurutnya, MMI menyimpan berbagai rilisan fisik seperti piringan hitam, kaset pita, dan CD yang bisa dipelajari lintas generasi. "Arsip tersebut tidak hanya berfungsi sebagai koleksi, tetapi juga sebagai bahan riset, edukasi, dan pembelajaran budaya bagi masyarakat," ujarnya, Senin (2/3/2026).
Sementara itu, Direktur Ambon Music Office sekaligus Focal Point of Ambon UNESCO City of Music, Ir. Ronny Loppies, menilai arsip musik menjadi fondasi penting dalam membangun identitas budaya yang mampu bersaing di tingkat global. "Musik dapat menjadi instrumen diplomasi budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif jika dikelola dengan karakter yang kuat," terangnya.
Ronny menegaskan, museum musik memiliki posisi strategis sebagai basis arsip dan penguatan identitas musik nasional. Menurutnya, menjaga sejarah musik melalui museum berarti merawat “nada bangsa” agar tetap hidup, dikenal, dan dihargai oleh generasi masa depan, baik di dalam maupun luar negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....