Lirik Lagu "Cincin Kepalsuan" - Selfi Yamma

  • 27 Feb 2026 15:02 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Penyanyi dangdut muda Selfi Yamma resmi merilis lagu terbarunya berjudul “Cincin Kepalsuan” pada Rabu, 25 Februari 2026. Lagu ini menjadi bagian dari proyek spesial bertajuk “A Tribute To Mansyur S” yang digagas oleh 3D Entertainment.

Proyek tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi besar Mansyur S dalam perkembangan musik dangdut Indonesia. Sosok yang memulai karier sejak 1969 itu dikenal sebagai salah satu pilar penting dengan karakter vokal khas dan karya yang bertahan lintas generasi.

Lagu ini merupakan lagu yang pertama kali dipopulerkan pada 1991 dan memiliki tempat khusus di hati penikmat dangdut. Lagu ini dihadirkan kembali dengan sentuhan segar tanpa meninggalkan nuansa klasik yang menjadi kekuatan versi aslinya.

Pemilihan lagu ini sebagai single pembuka dalam rangkaian tribute dinilai sarat makna. Karya tersebut merepresentasikan kekuatan lirik emosional khas Mansyur S yang tetap relevan hingga saat ini.

Selain perilisan single, 3D Entertainment juga menghadirkan podcast spesial yang mengulas perjalanan hidup dan karier Mansyur S. Dalam perbincangan tersebut, ia mengenang perjuangan awal menembus industri rekaman serta proses panjang yang dilalui sebelum meraih kesuksesan.

Mansyur S juga menegaskan pentingnya regenerasi dalam musik dangdut dengan membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang. Komitmennya dalam berbagi ilmu menjadi nilai penting yang diwariskan kepada para penyanyi penerus.

Berikut ini merupakan lirik lagu "Cincin Kepalsuan" - Selfi Yamma.

Ha-aaa ... kau dusta

Cincin emas permata

Kau tukar dengan

Kau tukar dengan diriku

Kau tuduh seakan aku bersalah

Demi Tuhan cinta untukmu saja

Kau bilang ada yang lain darimu

Setelah kau reguk madu asmara

Kejamnya tuduhan

Mengapakah mengapa lidahmu

Berubah jadi bercabang dua?

Cincin emas dan permata darimu

Hanya sebagai penukar diriku

Haaa-a-aa-aaa

Seorang raja masih bijaksana

Dalam memutuskan persoalan cinta

Sebagai lelaki apa alasanmu

Kalau cuma untuk mendapatkan diriku?

Kau ingkari janji bahkan sumpahmu dusta

Ludah yang kau buang engkau telan Kembali

Kau tuduh seakan aku bersalah

Demi Tuhan cinta untukmu saja

Kejamnya, kejamnya, kejamnya tuduhan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....