Gorontalo Ekspor 26 Ton Kelapa Parut ke Jerman, Tembus Pasar Uni Eropa

  • 15 Jul 2026 12:22 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Sebanyak 26 ton kelapa parut olahan (desiccated coconut) senilai Rp1,2 miliar resmi diekspor dari Gorontalo ke Jerman. Pelepasan ekspor dilakukan di Satuan Pelayanan Bandara Djalaluddin, Karantina Gorontalo, dan menjadi tonggak penting bagi pengembangan produk olahan berbasis kelapa dari daerah tersebut.

Dikutip dari Indonesia.go.id, Rabu 15 Juli 2026, keberhasilan menembus pasar Jerman menjadi bukti bahwa produk olahan kelapa asal Gorontalo mampu memenuhi standar keamanan pangan yang ketat di pasar Uni Eropa.

Ekspor ini tidak hanya mencerminkan peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga menunjukkan daya saing komoditas olahan Gorontalo di pasar internasional. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan nilai tambah hasil pertanian daerah.

Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Abdul Kadir Karding, mengatakan keberhasilan ekspor tersebut menandai transformasi Gorontalo dari daerah pemasok bahan baku menjadi produsen produk olahan bernilai tambah tinggi.

"Kegiatan pelepasan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi bukti nyata kesiapan Gorontalo memasuki pasar dunia sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi daerah," ujar Karding.

Menurutnya, keberhasilan menembus pasar Uni Eropa menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar global.

Ekspor kelapa parut olahan ini diharapkan dapat memperluas akses pasar internasional bagi produk unggulan Gorontalo, meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha, serta memperkuat kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....