BMKG Natuna Prakirakan Hujan Ringan Warnai Awal Juni
- 01 Jun 2026 10:30 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Memasuki awal bulan Juni 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Natuna memprakirakan cuaca di wilayah Natuna umumnya cerah berawan dengan potensi hujan ringan pada siang hingga sore hari. Informasi tersebut disampaikan dalam program Info Cuaca Pro2 RRI Ranai yang juga disiarkan melalui Pro1 RRI Ranai, Senin, 1 Juni 2026, pukul 07.30 WIB di 105,9 MHz.
Forecaster BMKG Natuna, Sumihar Siahaan, menjelaskan kondisi cuaca saat ini dipengaruhi oleh kelembapan udara lapisan atas yang cukup tinggi di sekitar wilayah Natuna. Kondisi tersebut mendukung proses pertumbuhan awan-awan hujan di beberapa wilayah.
"Kelembapan udara lapisan atas di wilayah Natuna saat ini cukup tinggi sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan. Secara umum cuaca hari ini diprakirakan cerah berawan, namun terdapat potensi hujan ringan terutama pada siang hingga sore hari," ujar Sumihar.
Berdasarkan prakiraan BMKG, pada pagi hari cuaca di seluruh wilayah Pulau Natuna diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Kondisi tersebut masih berlanjut hingga menjelang siang hari.
| Baca juga: Tersambar Petir, Warga Natuna Meninggal |
Memasuki siang hingga sore hari, masyarakat di wilayah Pulau Bunguran dan Pulau Laut perlu mewaspadai potensi hujan ringan. Sementara wilayah lainnya diprakirakan tetap berada dalam kondisi berawan.
Pada malam hingga dini hari, cuaca di seluruh wilayah Pulau Natuna diprediksi kembali cerah berawan hingga berawan. Suhu udara berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 70 hingga 96 persen.
BMKG Natuna juga mencatat angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 8 hingga 40 kilometer per jam. Adapun tinggi gelombang laut di perairan Natuna diprakirakan berkisar 0,5 hingga 0,75 meter atau berada pada kategori rendah.
Sumihar menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap pertumbuhan awan gelap dan tebal atau awan cumulonimbus yang dapat muncul secara tiba-tiba di wilayah Natuna. Awan tersebut berpotensi menimbulkan guntur dan petir, hujan lebat, angin kencang, serta peningkatan tinggi gelombang laut dalam waktu singkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....