PACE dan UM Gelar Pelatihan Menulis Sejarah Lokal untuk Generasi Muda Pacitan
- 06 Jul 2026 12:43 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Komunitas PACE (Pacitan Cerdas) berkolaborasi dengan Departemen Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Pelatihan Menulis Reportase Sejarah sebagai upaya memperkuat budaya literasi sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis sejarah lokal yang berkualitas. Kegiatan ini berlangsung di Dopamin, Pacitan, pada Sabtu (4/7/2026).
Pelatihan tersebut menghadirkan perspektif baru mengenai penulisan sejarah dengan pendekatan yang lebih sistematis, akurat, dan tetap menarik bagi pembaca umum. Selama kurang lebih tiga jam, peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelajar, guru, hingga penulis pemula mendapatkan pembekalan mengenai teknik penulisan sejarah dari para akademisi Universitas Negeri Malang.
Materi pertama disampaikan oleh Annisaa Khansa Labiabah, S.Pd., M.A. yang mengulas metode penelitian sejarah sebagai fondasi utama dalam menghasilkan tulisan yang kredibel. Peserta dikenalkan pada tahapan penelitian sejarah yang dapat diterapkan dalam mendokumentasikan berbagai peristiwa dan kekayaan sejarah lokal di Kabupaten Pacitan.

Selanjutnya, Dr. Ardeti Jeni Abdilla, S.Pd., M.Pd. membawakan materi mengenai reportase sejarah. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa menulis sejarah bukan sekadar mendokumentasikan masa lalu, tetapi juga menjadi upaya merawat ingatan kolektif, pengalaman, serta pengetahuan masyarakat agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya melalui tulisan populer yang mudah dipahami.
Selain teknik penulisan, pelatihan juga menyoroti pentingnya etika dalam melakukan reportase sejarah lokal. Peserta diajak memahami bahwa proses penulisan sebaiknya dilakukan bersama masyarakat, bukan hanya menjadikan masyarakat sebagai objek tulisan. Oleh karena itu, penulis perlu meminta persetujuan sebelum merekam atau mengutip narasumber, menghormati kisah-kisah yang bersifat traumatis, serta menghindari penyajian sejarah secara sensasional maupun romantisasi yang berlebihan.
Melalui pelatihan ini, penyelenggara berharap semakin banyak generasi muda Pacitan yang memiliki kemampuan menulis sejarah lokal secara bertanggung jawab dan berbasis fakta. Dengan demikian, berbagai nilai, budaya, dan warisan sejarah daerah dapat terdokumentasi dengan baik serta menjadi bagian dari upaya pelestarian identitas dan kekayaan budaya Pacitan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....