Film Suster Maria Libatkan Talenta Lokal Kaltim
- 12 Apr 2026 09:39 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Film “Suster Maria” mulai mencuri perhatian sebagai karya perfilman lokal yang melibatkan talenta dari Kalimantan Timur, khususnya Samarinda dan Balikpapan. Proses produksinya diawali melalui kegiatan open casting di Balikpapan dan dilanjutkan di Samarinda pada Sabtu, 11 April 2026.
Film ini diproduseri oleh Kartina Andajani sebagai produser eksekutif dan disutradarai oleh Syaiful HR. Penggarapannya berada di bawah naungan PT Dimensi Cinema Indonesia dengan konsep cerita bernuansa horor, sebagaimana tergambar dari visual promosi yang menampilkan suasana mencekam.
Selain mengedepankan kekuatan cerita, produksi film ini juga diarahkan sebagai ruang bagi talenta lokal untuk terlibat langsung dalam industri perfilman. Keterlibatan tersebut tidak hanya terbatas pada pemeran, tetapi juga berpotensi membuka peluang bagi sektor pendukung seperti pelaku kreatif dan UMKM.
Kegiatan open casting sebagai tahapan awal produksi mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur. Dukungan ini dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim yang diwakili Staf Bidang Ekonomi Kreatif, Citra Permata Sari, dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam membuka ruang bagi talenta lokal untuk berkembang.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari upaya kreatif dalam membuka ruang bagi talenta-talenta lokal untuk berkarya,” ujarnya.
Ia menambahkan, open casting tidak hanya menjadi ajang seleksi pemeran, tetapi juga memiliki dampak lebih luas terhadap penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kalimantan Timur. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong kemajuan industri kreatif daerah.
“Kegiatan ini tentunya menjadi langkah positif dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kalimantan Timur,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan karya-karya inspiratif yang mampu mengangkat potensi lokal, baik dari sisi budaya, kreativitas, maupun kontribusi pelaku UMKM.
“Semoga melalui kegiatan ini akan lahir karya-karya yang mampu mengangkat potensi lokal,” katanya.
Di akhir sambutan, ia secara resmi membuka kegiatan open casting film tersebut sebagai bagian dari rangkaian produksi film “Suster Maria”. Ia menegaskan dukungan pemerintah terhadap inisiatif kreatif yang melibatkan masyarakat lokal.
Produksi film “Suster Maria” diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan industri kreatif daerah. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang lebih luas bagi pelaku lokal untuk berpartisipasi dalam dunia perfilman secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....