"Bloh Apui" Aceh Barat Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

  • 26 Mar 2026 08:58 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Kesenian tradisional Bloh Apui asal Kabupaten Aceh Barat resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Penetapan tersebut tertuang dalam sertifikat yang ditandatangani Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada 15 Desember 2025 di Jakarta.

Pegiat budaya Yayasan Sanggar Seni Budaya Laksamana Leukeun, Mukhsin, Kamis 26 Maret 2026 dalam keterangan persnya menjelaskan, penetapan Bloh Apui melalui proses panjang yang dimulai sejak 2023, meliputi penelitian terhadap aspek sejarah, nilai, dan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat.

Proses tersebut dilanjutkan dengan dokumentasi karya budaya pada pertengahan 2024, berupa perekaman pertunjukan serta pengumpulan data visual dan naratif dari pelaku seni dan tokoh adat.

Selanjutnya, pada Juli 2025, usulan Bloh Apui menjalani verifikasi oleh tim ahli Kementerian Kebudayaan guna memastikan keaslian, keberlanjutan, serta signifikansinya sebagai identitas budaya masyarakat.

Dalam proses pengusulan, Yayasan Sanggar Seni Budaya Laksamana Leukeun dilibatkan sebagai mitra oleh Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat, khususnya dalam penggalian data, pendokumentasian, serta penguatan informasi praktik budaya di lapangan.

Mukhsin menyatakan penetapan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat budaya lokal.

"Penetapan ini menjadi penyemangat bagi pelaku budaya untuk terus bergerak dalam upaya pemajuan kebudayaan. Kami berharap dukungan lebih kuat dari pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, terutama dalam pelestarian dan regenerasi," ujar Mukhsin.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa penetapan WBTbI harus diikuti langkah pengembangan berkelanjutan.

"Warisan budaya takbenda tidak boleh berhenti pada penetapan. Budaya harus tetap hidup di tengah masyarakat dan memiliki nilai tambah sebagai kekuatan budaya, ekonomi, dan diplomasi bangsa," katanya.

Penetapan Bloh Apui diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian sekaligus mendorong pengembangan ekonomi berbasis budaya serta promosi kebudayaan Aceh di tingkat nasional maupun global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....