Revitalisasi Budaya Lokal untuk Generasi Mendatang
- 11 Jun 2026 10:09 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Revitalisasi budaya lokal menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan warisan leluhur tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang. Hal tersebut mengemuka dalam program Sore Ceria Pro2 RRI Meulaboh, Rabu, 10 Juni 2026.
Acara ini membahas pentingnya pelestarian budaya di tengah perkembangan teknologi dan budaya digital bersama narasumber Junaidi, M.Kom.I yang tersambung melalui via Zoom.
Dalam perbincangan tersebut disampaikan bahwa budaya tidak hanya terbatas pada seni tari atau adat istiadat semata, tetapi juga mencakup pengetahuan tradisional, termasuk pengobatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.
Junadi menyampaikan, saat ini salah satu upaya yang sedang ia gagas adalah pendokumentasian pengetahuan tradisional perempuan Aceh Barat tentang ramuan perawatan ibu dan bayi. Selama ini, pengetahuan tersebut tersimpan dalam ingatan kolektif ibu-ibu lanjut usia.
Pengetahuan tersebut, nantinya akan didokumentasikan dalam bentuk buku dan video dokumenter budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang,” papar dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam STAIN Meulaboh itu.
Ia menilai, revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal semakin mendesak, karena generasi muda saat ini mulai berjarak dengan warisan budaya leluhur. Banyak anak muda tidak memahami kekayaan budaya yang dimiliki daerahnya sendiri.
Kehadiran budaya digital diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali budaya lokal kepada generasi muda dengan cara yang lebih dekat dan mudah diakses.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam melestarikan budaya lokal adalah menyatukan pemahaman berbagai pihak untuk bersama-sama menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang mulai memudar.
Diperlukan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, komunitas budaya, dan generasi muda agar upaya pelestarian dapat berjalan secara berkelanjutan,” terang Junaidi.
Salah satu contoh pelestarian budaya yang dapat dilakukan generasi muda adalah mempromosikan budaya daerah dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan bahasa Aceh dalam komunikasi, memperkenalkan permainan tradisional, hingga memanfaatkan media digital untuk mengenalkan budaya kepada masyarakat luas.
Selain itu, pendataan objek budaya, mulai dari ritus adat, permainan tradisional, hingga berbagai tradisi lokal lainnya, menjadi langkah penting untuk memastikan warisan budaya tetap terdokumentasi dan terjaga bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....