Kemenag Paser Verifikasi Arah Kiblat Melalui Rashdul Kiblat
- 17 Jul 2026 15:47 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser melaksanakan verifikasi arah kiblat melalui kegiatan Indonesia Berkiblat di Musala Nazratul Iman, Kamis 16 Juli 2026. Kegiatan tersebut memanfaatkan fenomena rashdul kiblat untuk memastikan arah kiblat musala sesuai dengan arah Ka'bah berdasarkan kaidah syariat dan ilmu astronomi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Paser, Syarifuddin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Kemenag dalam memberikan contoh kepada masyarakat agar turut memanfaatkan fenomena rashdul kiblat untuk memverifikasi arah kiblat masjid, musala maupun rumah.
"Verifikasi ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memberikan teladan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Indonesia Berkiblat," kata Syarifuddin.
Ia menjelaskan, rashdul kiblat atau Istiwa A'zam adalah fenomena astronomi ketika matahari berada tepat di atas Ka'bah di Kota Makkah. Pada saat itu, bayangan benda yang berdiri tegak akan mengarah tepat ke Ka'bah sehingga menjadi metode sederhana, praktis, dan memiliki tingkat akurasi tinggi untuk memeriksa arah kiblat.
Di wilayah Waktu Indonesia Tengah (WITA), fenomena tersebut terjadi pada pukul 17.27 WITA. Tim Kemenag Paser memanfaatkan bayangan benda yang berdiri tegak sebagai acuan utama dalam proses pengukuran untuk memastikan arah kiblat Musala Nazratul Iman telah sesuai.
Sementara itu, Plt. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Paser, Muhammad Syahrul, mengajak masyarakat memanfaatkan momentum rashdul kiblat karena tidak terjadi setiap saat.
"Fenomena rashdul kiblat merupakan kesempatan yang sangat berharga karena hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memverifikasi arah kiblat secara mudah dan akurat," ujar Muhammad Syahrul.
Melalui kegiatan Indonesia Berkiblat, Kemenag berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memastikan arah kiblat secara tepat sehingga pelaksanaan ibadah salat dapat berlangsung dengan lebih yakin dan sesuai ketentuan syariat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....