Kenapa Kaleng Soda Bisa Meledak saat Dikocok? Ini Penjelasan Ilmiahnya
- 16 Jul 2026 21:09 WIB
- Manokwari
Poin Utama
- Saat kaleng dibuka, tekanan di dalamnya turun sehingga gas keluar dengan cepat.
- Minuman bersoda mengandung gas karbon dioksida (CO₂) yang terlarut di dalam cairan.
- Mengocok kaleng membuat gelembung gas terbentuk lebih banyak di dalam minuman.
RRI.CO.ID, Manokwari - Pernah melihat kaleng soda menyembur deras setelah dikocok lalu dibuka? Banyak orang menganggap kaleng tersebut "meledak", padahal yang sebenarnya terjadi adalah pelepasan tekanan gas yang sangat cepat. Fenomena ini merupakan salah satu contoh sederhana dari prinsip fisika yang bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari Scientific American, Minuman bersoda mengandung gas karbon dioksida atau CO₂ yang dilarutkan ke dalam cairan dengan tekanan tinggi saat proses produksi. Selama kaleng masih tertutup, tekanan di dalamnya tetap stabil sehingga gas tetap larut dalam minuman. Itulah mengapa soda tetap terlihat tenang meski mengandung banyak gas.
Ketika kaleng dikocok, gas karbon dioksida mulai membentuk banyak gelembung kecil di seluruh bagian cairan. Gelembung-gelembung ini menempel pada dinding kaleng dan bercampur di dalam minuman. Akibatnya, jumlah gas yang siap keluar saat kaleng dibuka menjadi jauh lebih banyak.
Begitu tutup kaleng dibuka, tekanan di dalam kaleng langsung turun secara drastis. Penurunan tekanan membuat gelembung karbon dioksida mengembang dengan sangat cepat dan mendorong cairan keluar bersama gas. Inilah yang menyebabkan soda menyembur ke segala arah dan terlihat seperti "meledak".
Kaleng sebenarnya jarang benar-benar meledak hanya karena dikocok. Ledakan yang sesungguhnya lebih mungkin terjadi jika kaleng terkena panas berlebihan, misalnya ditinggalkan di dalam mobil yang sangat panas atau berada dekat sumber api. Suhu tinggi dapat meningkatkan tekanan di dalam kaleng hingga melebihi batas kekuatan kemasannya.
Kalau tidak ingin minuman bersoda menyembur, cukup diamkan kaleng sekitar 1–2 menit setelah dikocok sebelum membukanya. Cara lain adalah membuka tutup kaleng secara perlahan agar tekanan gas keluar sedikit demi sedikit. Dengan memahami proses ini, kita jadi tahu bahwa "ledakan" soda sebenarnya hanyalah hasil dari pelepasan tekanan gas karbon dioksida.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....