Kemenag Kaltim Optimalkan SIPKA Tingkatkan Kinerja Aparatur Madrasah

  • 15 Jul 2026 16:22 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Transformasi digital menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan akuntabel. Sejalan dengan arah kebijakan menuju digital government, aparatur sipil negara dituntut mampu mengelola administrasi serta pelaporan kinerja secara akurat, cepat, dan transparan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, saat membuka Kegiatan Sinkronisasi Administrasi Tata Usaha Madrasah berupa Asistensi Penginputan Data Sistem Informasi Penilaian Kinerja Aparatur (SIPKA) Triwulan II bagi Madrasah Negeri se-Kalimantan Timur di Aula Kerukunan, Kantor Kementerian Agama Kalimantan Timur, Rabu 15 Juli 2026.

Menurut Abdul Khaliq, pemanfaatan teknologi informasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.

"Transformasi digital merupakan keniscayaan dalam tata kelola pemerintahan. Seiring arah kebijakan menuju digital government, aparatur dituntut mampu mengelola administrasi dan pelaporan kinerja secara akurat, cepat, dan akuntabel," ujarnya.

Ia menjelaskan, Kementerian Agama terus mengembangkan berbagai sistem informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola organisasi. Salah satu di antaranya adalah Sistem Informasi Penilaian Kinerja Aparatur (SIPKA) yang menjadi instrumen penting dalam pengelolaan kinerja ASN.

"SIPKA bukan hanya menjadi sarana penginputan data, tetapi juga instrumen untuk memastikan setiap capaian kinerja aparatur terdokumentasi dengan baik, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Abdul Khaliq.

Melalui kegiatan asistensi ini, ia berharap seluruh pengelola administrasi tata usaha madrasah mampu memahami mekanisme penginputan data SIPKA secara benar sehingga pelaporan kinerja dapat dilakukan tepat waktu dan sesuai ketentuan.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kompetensi pengelola administrasi madrasah. Dengan data yang valid dan berkualitas, pengambilan kebijakan juga akan semakin tepat sasaran," ucapnya.

Asistensi penginputan data SIPKA Triwulan II tersebut diikuti oleh pengelola administrasi tata usaha dari Madrasah Negeri se-Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan kinerja aparatur di lingkungan Kementerian Agama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....