Dampak Narkoba: Dari Medis, Psikologis, hingga Lonjakan Kriminalitas
- 14 Jul 2026 15:05 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dampak buruk dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Zat berbahaya ini terbukti merusak tatanan kehidupan korbannya secara multidimensi, mulai dari kerusakan sistem medis biologis, gangguan psikologis berat, hingga menjadi pemicu utama melonjaknya angka kejahatan di lingkungan masyarakat.
Dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Ustaz Muhammad Khozin, menjabarkan secara rinci bentuk-bentuk kerusakan nyata yang ditimbulkan oleh zat adiktif tersebut. Secara medis, narkoba menyerang organ-organ vital manusia. Penggunaan jangka panjang atau overdosis secara instan dapat merusak fungsi organ dalam hingga berujung pada kematian.
"Narkoba dapat menyebabkan rusaknya otak, kemudian gangguan jantung, kerusakan hati, gagal ginjal, dan juga gangguan kejiwaan. Yang terakhir adalah kematian akibat overdosis," ujar Ustaz Khozin dikutip Selasa, 14 Juli 2026.
Secara psikologis, pengguna juga rentan mengalami halusinasi, depresi, serta paranoid. Selain aspek kesehatan dan medis, dampak sosial yang paling meresahkan dari mewabahnya narkoba adalah korelasi kuatnya dengan angka kriminalitas.
Sifat adiktif dari zat ini memaksa tubuh pecandu untuk terus mengkonsumsinya. Ketika uang sudah habis, para pecandu sering kali gelap mata dan menempuh jalan pintas yang melanggar hukum demi memuaskan ketergantungan mereka.
Banyak kasus kriminalitas di perkotaan maupun pedesaan yang setelah diusut ternyata berakar dari permasalahan narkoba. Kebutuhan finansial untuk membeli barang haram tersebut mendorong terjadinya berbagai aksi kriminalitas di tengah masyarakat yang mengancam stabilitas keamanan warga.
"Meningkatkan kriminalitas, banyak pencurian, perampokan, pembunuhan, bahkan peredaran gelap narkoba dilakukan demi memenuhi ketergantungan," katanya.
Kerusakan masif ini pada akhirnya merembet pada hancurnya institusi keluarga serta suramnya masa depan generasi muda bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....