Hari Pertama MPLS Ramah PAUD di Natuna Orang Tua Dampingi Anak

  • 14 Jul 2026 07:26 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna : Pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Natuna berlangsung lancar. Kegiatan ini mendapat pendampingan langsung dari orang tua sebagai bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan.

Para Orang Tua Siswa yaitu Ayah Siswa Mengantar Siswa di MPLS TKN 02 Bunguran Timur

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Azhari, melakukan monitoring ke sejumlah satuan pendidikan untuk memastikan pelaksanaan MPLS Ramah berjalan sesuai ketentuan. Azhari mengatakan, sebelum pelaksanaan MPLS, Dinas Pendidikan telah melaksanakan sosialisasi kepada seluruh satuan pendidikan jenjang TK terkait pedoman pelaksanaan MPLS Ramah yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan.

Kasi Kurikulum dan Penilaian PAUD Azhari bersama Kades Sepempang M.Sholihin turut menyambut Siswa baru di TKN 002 Bunguran Timur

Untuk hari pertama sebagai kegiatan pengenalan awal kepada orang tua mengenai rangkaian kegiatan MPLS yang akan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan. Hasil monitoring menunjukkan seluruh sekolah yang dikunjungi telah melaksanakan sosialisasi kepada orang tua dan wali murid mengenai program pembelajaran serta proses adaptasi anak di lingkungan sekolah.

Menurut Azhari, keterlibatan orang tua, khususnya ayah, merupakan bagian dari Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah atau GEMAS merupakan tindak lanjut kebijakan Kementerian Pendidikan. Kebijakan ini kemudian diperkuat melalui surat edaran Bupati Natuna.

Melalui keterlibatan orang tua tersebut, sekolah dapat memperoleh data awal mengenai kesiapan anak memasuki lingkungan belajar., termasuk kondisi tumbuh kembang, kemampuan beradaptasi, hingga deteksi dini terhadap anak yang memiliki kebutuhan khusus.

Data tersebut menjadi dasar bagi guru dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing peserta didik, termasuk penerapan pendidikan inklusif di satuan pendidikan.

"Alhamdulillah, hasil monitoring pada hari pertama menunjukkan pelaksanaan MPLS Ramah jenjang TK di Kabupaten Natuna berjalan dengan baik. Sekolah telah melaksanakan sosialisasi kepada orang tua mengenai kegiatan MPLS, sekaligus melakukan asesmen awal terhadap kesiapan peserta didik."Ujar Azhari

Keterlibatan orang tua, khususnya ayah, menjadi bagian penting dalam mendukung proses adaptasi anak serta membantu sekolah memperoleh data awal mengenai tumbuh kembang dan kebutuhan peserta didik. Salah satu sekolah yang dipantau adalah TK Negeri 002 Bunguran Timur di Desa Sepempang. Pada hari pertama MPLS, kegiatan diikuti dengan antusias oleh peserta didik bersama orang tua mereka.

Kepala TK Negeri 002 Bunguran Timur, Ayu Usnita, mengatakan pihaknya juga menerapkan kebijakan tersebut dan mengawalinya dengan pembukaan MPLS yang turut dihadiri orang tua murid, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Pemerintah Desa Sepempang.

Menurutnya, kehadiran orang tua memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak sehingga proses adaptasi berlangsung lebih baik sejak hari pertama masuk sekolah. Ayu menyebutkan seluruh peserta didik datang dengan penuh semangat. Anak-anak langsung bermain, berinteraksi dengan teman baru, dan mengikuti berbagai kegiatan tanpa menunjukkan rasa takut maupun menangis saat berada di lingkungan sekolah.

"Pelaksanaan hari pertama MPLS di TK Negeri 002 Bunguran Timur berjalan lancar. Orang tua sangat antusias mendampingi anak-anak, dan seluruh peserta didik datang dengan semangat. Tidak ada anak yang menangis ataupun kesulitan beradaptasi. Kami berharap kegiatan MPLS Ramah ini menjadi awal yang baik untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh anak." Ucap Ayu

Pihak sekolah berharap kegiatan MPLS Ramah dapat menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan. Dengan lingkiungan yang aman dapat mendukung perkembangan anak secara optimal melalui kerja sama yang erat antara sekolah dan orang tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....