Sejarah Hari Alergi Sedunia Setiap 8 Juli

  • 07 Jul 2026 16:50 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Hari Alergi Sedunia diperingati secara global setiap tahun pada tanggal 8 Juli. Peringatan ini bertujuan untuk menyoroti prevalensi alergi secara global serta pentingnya diagnosis dini.

Melansir dari Days Of The Year, Hari Alergi Sedunia diprakarsai oleh World Allergy Organization (WAO) dan mulai diperingati pada tahun 2000. Tujuan WAO saat itu adalah untuk meningkatkan perhatian terhadap alergi dan dampaknya.

WAO memproklamirkan peringatan ini dalam sebuah pertemuan alergi internasional di Sydney, Australia. Pertemuan perdana tersebut turut membantu menyebarluaskan gagasan peringatan ini ke seluruh dunia.

WAO ingin memberikan kesempatan bagi dokter, keluarga, dan pasien untuk berbicara secara terbuka mengenai penanganan alergi. Mereka meyakini bahwa peningkatan kesadaran dapat berujung pada kesehatan yang lebih baik.

WAO merupakan federasi internasional yang terdiri dari lebih dari 100 organisasi medis regional dan nasional di hampir 100 negara. Didirikan pada tahun 1951, organisasi ini memajukan layanan klinis secara global, mengadvokasi bidang alergi dan imunologi klinis, serta menjadi mitra Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Alergi tidak selalu menunjukkan gejala yang mencolok, namun dampaknya bisa sangat mengganggu kehidupan sehari-hari. Seorang anak mungkin berhenti bermain di luar rumah, orang dewasa mungkin menghindari makanan tertentu atau merasa cemas akan munculnya reaksi secara tiba-tiba.

Perubahan-perubahan ini sering kali tidak disadari oleh orang lain. Itulah sebabnya peringatan ini sangat penting sebagai kampanye terhadap masyarakat luas akan pentingnya diagnosis dini terhadap alergi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....