Sejarah Singkat Hari Populasi Sedunia

  • 30 Jun 2026 18:32 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Hari Kependudukan Sedunia (atau Hari Populasi Sedunia) diperingati setiap tanggal 11 Juli. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran global terhadap berbagai masalah dan isu kependudukan, seperti kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, kemiskinan, hak asasi manusia, dan dampaknya terhadap lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.

Dikutip dari Wikipedia, diinisiasi pada tahun 1989 oleh Dewan Pengurus United Nations Development Programme (UNDP). Peringatan ini terinspirasi dari antusiasme publik saat populasi dunia menembus angka 5 miliar jiwa pada 11 Juli 1987 (dikenal sebagai Day of Five Billion).

Pertama kali diperingati secara resmi pada 11 Juli 1990 di lebih dari 90 negara. Mempromosikan kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga, akses terhadap layanan kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan generasi muda.

Melalui resolusi 45/216 pada bulan Desember 1990, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa memutuskan untuk terus memperingati Hari Kependudukan Sedunia untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu kependudukan, termasuk hubungannya dengan lingkungan dan pembangunan.

Hari ini merupakan agenda tahunan yang dirayakan pada tanggal 11 Juli setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran mengenai kondisi populasi (jumlah penduduk) dunia. Acara ini diadakan oleh Dewan Pengatur Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1989. Hal ini diinspirasikan oleh ketertarikan bersama dalam Hari 5 Miliar pada 11 Juli 1987 yang merupakan hari di mana jumlah penduduk dunia mencapai 5 miliar jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....